Soal Pengajuan Anggaran Rp1,6 Triliun, Ini Penjelasan Ketua Harian PB PON XX Papua

By Redaksi 11 Apr 2021, 18:59:59 WIB OLAHRAGA
Soal Pengajuan Anggaran Rp1,6 Triliun, Ini Penjelasan Ketua Harian PB PON XX Papua

Keterangan Gambar : Ketua Harian PB PON XX Papua, Yunus Wonda menutup CdM Meeting II di Hotel Suni Garden Lake, Sentani, Kabupaten Jayapura. (Foto : Potret.co)


Sentani, Potret.co - Ketua Harian PB PON XX Tahun 2021 Papua, Yunus Wonda mengatakan pengajuan anggaran kebutuhan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 Papua senilai Rp1,6 triliun ke pemerintah pusat melalui Kementerian Keuangan.

Menurutnya, usulan Rp1,6 triliun itu dari Rp4 triliun lebih terdiri Rp2 triliun menjadi tanggungjawab APBD Provinsi Papua, sedangkan Rp2,1 triliun menjadi tanggungjawab APBN dari rasionalisasi, dari jumlah ini, Rp 500 milyar melalui Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora).

“Kami minta kepada pemerintah pusat untuk kebutuhan penyelenggaraan PON XX pada Oktober mendatang,” ucap Yunus Wonda usai penutupan Chef de Mission (CdM) Meeting II PB PON XX Papua, di Sentani, Jumat (9/4/2021) malam.

Menurutnya, usulan tersebut kini sedang mendapat review dari Kemenpora. Setelah rampung, proposal kemudian diserahkan kepada Kementerian Keuangan untuk mendapat persetujuan.

Menurutnya, PB PON Papua tidak lagi mendapat dukungan anggaran dari APBD Provinsi. Sebab sebelumnya telah mendapat alokasi sebesar Rp2 triliun untuk pembangunan venue dan lainnya.

“Sehingga untuk menutupi kebutuhan komponen broadcasting dan konsumsi, PB PON Papua membutuhkan dukungan anggaran dari pusat,” ucap Yunus Wonda dikutip dari Pasificpos.com.

 

“Karena kalau tidak maka akan mempengaruhi bidang lain di PB PON Papua dalam hal penganggaran. Ya, kalau untuk sekedar operasional rapat dan lainnya, kita bisa ambil dari PB PON Papua. Tapi kalau pengadaan alat makan dan seterusnya tetap harus lewat anggaran yang diusulkan dari APBN,” tandasnya. (dil)

 

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video