Pangdam : Ketahanan Pangan Penting Menjamin Kelangkaan Pangan Ditengah Covid 19

By Redaksi 25 Mar 2021, 11:12:13 WIB DAERAH
Pangdam  : Ketahanan Pangan Penting Menjamin Kelangkaan Pangan Ditengah Covid 19

Manokwari, Potret.Co- Untuk menjaga kelangkaan ketahanan pangan di Papua Barat di masa pendemi Covid 19, Kodam XVIII Kasuari Papua Barat mencanangkan Tanam Perdana Ketahanan Pangan Keluarga dalam rangka menuju Kampung Tangguh di Kampung Warami Distrik Tanah Rubuh, Kabupaten Manokwari (24/03/2021).

Kegiatan Pecanangan Ketahanan Pangan tersebut dibuka langsung oleh Pangdam XVIII/Kasuari Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa S.E.,M.Tr (Han) didampingi Gubernur Papua Barat Dominggus Mandacan, Waka Polda Papua Barat Brigjen Pol Patrige Rudolf Renwarin, dan Bupati Kabupaten Manokwari Hermus Indou.

Pagdam XVIII Kasuari Papua Barat Mayjen TNI I Nyoman Cantiasa, S.E.,M.Tr (Han) mengatakan, tujuan menjamin ketahanan pangan di tengah pendemi Covid.

"Di masa pendemi Covid ini kita tuntut kreatif menciptakan lahan kosong menanam berbagai macam komuditi lokal hal ini penting menjamin ketersedian pangan di tengah pendemi melanda Indonesia khusus di Provinsi Papua Barat," katanya.

Dengan menjaga ketahanan pangan, mengajak masyarakat khusus di Tanah Rubuh agar bisa menciptakan lahan kosong untuk bercocok tanam. Hal ini penting  antisipasi kelengkaan pangan.

"Demi menjaga ketahanan pangan. Ini di maksud dalam upaya untuk memenuhi kebutuhan pangan keluarga untuk penuhi kebutuhan sehari- hari dalam keluarganya. Apalagi situasi pendemi seperti mencegah terjadi  keterbatasan pangan," tuturnya.

Justru kata, Pagdam program ketahanan penting, membantu masyarakat, jadi warga tidak perlu lagi beli pasar. Namun dengan lahan yang ini, bisa digarap menjadi perkebunan dan hasil di nikmati lansung oleh masyarakat.

"Tidak hanya itu, hasil kebunya itu bisa di jual ke pasar sehingga meningkatkan pendapatan ekonomi keluarga," ungkapnya.

Gubenur Papua Barat, Dominggus Mandacan mengajak warga di Tanah Rubuh khusus kampung Warami serius bercocok tanam.

"Dengan lahan yang ada bisa bercocok tanam dan rawatlah baik sehingga menghasilkan ketahanan pangan berkualitas ini kita impikan," imbuhnya.

Apabila kegiatan ketahanan pangan ini berhasil, program ini juga akan diterapkan diseluruh kampung yang berada di Provinsi Papua Barat.

"Penting program ini  harapan bisa  menjamin stok ketahanan pangan di tengah pendemi. Kita berdoa semoga pendemi berakhir bisa beraktivitas sediahkala," tandasnya.

Acara tanam perdana ketahanan pangan dalam rangka menuju Kampung Tangguh tersebut beberapa komuditi seperti 
Terong, Cabe, Sayur Kangkung dan Bayam. Adapun jumlah bedeng sebanyak 164 box tanam yang berada di depan dan samping 41 rumah warga. 

Selain kegiatan tanam perdana ini,  ada juga kegiatan pemberian sembako kepada masyarakat, penyerahan buku tulis dan bingkisan kepada anak-anak Kampung Warami. (Ar)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video