Ditutup Sebulan, RSU Sugapa dan Puskesmas Bilogai Dibuka Kembali

By Redaksi 27 Mar 2021, 18:58:23 WIB DAERAH
Ditutup Sebulan, RSU Sugapa dan Puskesmas Bilogai Dibuka Kembali

Keterangan Gambar : Foto bersama usai pembukaan kembali Puskesmas Bilogai dan Rumah Sakit Umum (RSU) Sugapa, Kabupaten Intan Jaya. (Foto : Istimewa)


Intan Jaya, Potret.co - Pemerintah Kabupaten Intan Jaya membuka kembali Puskesmas Bilogai dan Rumah Sakit  Umum (RSU) Sugapa, Kabupaten Intan Jaya  diawali dengan upacara adat pencucian darah dan ibadah syukur di gereja,  Jumat (26/3/2021).

Puskesmas Bilogai dan RSU Sugapa membuka kembali pelayanan medis  (beroperasi) kepada masyarakat setelah sebulan lebih ditutup paska kasus penembakan dan konflik berdarah di daerah itu.

Asisten I Setda Intan Jaya, I Nengah Kariasa mengatakan bahwa apabila ada informasi yang kurang tepat atau tidak berimbang, pembukaan kembali fasilitas kesehatan tersebut sebagai klarifikasi resmi dari Pemerintah daerah.

Sementara itu Kapolres Intan Jaya melalui Kabag Ren, AKP Andriakso mengatakan dengan dibukanya rumah sakit dan puskesmas, pekan depan diharapkan situasi di Intan Jaya ini berangsur aman.

“Situasi aman ini dari kita. Saya harap semua yang bertugas disini dengan setia dan dibawah perlindungan Tuhan. Supaya tanah ini diberkati oleh Tuhan,” ujarnya.

Komandan Kompi (Danki) Satgas Yonif PR 501/ BY Kapten Inf Radit mengatakan Satuan Penugasan (Satgas) yang lama sudah kembali dan penggantinya adalah Satgas 501 yang sekarang berada di Sugapa, Mamba, Titigi hingga ke Hitadipa. 

Mewakili aparat keamanan yang berada di Sugapa, Kapten Radit menyampaikan bahwa satuan tugas ini datang ke Sugapa dengan niat yang tulus dan mulia.

“Kami datang dengan niat yang paling utama adalah Intan Jaya kondusif. Anak – anak bisa ke sekolah dan para orang tua bisa kembali ke ladang dan juga pasar tanpa harus ada konflik antara aparat keamanan TNI/Polri  dengan oknum yang ingin memecah belah persatuan,” kata Kapten Radit saat membuka kembali Puskesmas Bilogai dan Rumah Sakit  Umum (RSU) Sugapa.

Dia meminta kepada masyarakat Intan Jaya untuk tidak terpengaruh dengan pihak – pihak dari luar yang hanya ingin merusak situasi damai di Intan Jaya.

“Bapak Pastor dan Pendeta sudah menyampaikan bahwa di Intan Jaya ini adalah tanah damai. Tidak perlu ada konflik. Sehingga masyarakat tidak perlu takut. Karena TNI/Polri ada bersama masyarakat,”  kata Kapten Radit.

Dia menegaskan bahwa bagi aparat TNI/Polri, masyarakat Intan Jaya bukanlah musuh, melainkan kawan dan sahabat

“Jadi sekali lagi jangan terpengaruh dengan mereka yang ingin menganggu stabilitas keamanan,” tegasnya.

Lanjutnya Tanah Papua adalah tanah yang damai. Jangan lagi ada konflik berdarah. Untuk itu dirinya mengajak masyarakat bersama membangun Intan Jaya.

“Kami juga datang kesini. Kita punya anak, kita punya istri.  Kita tinggalkan keluarga, demi Intan Jaya kondusif. Untuk itu kami minta dukungan dari bapak –bapak, mama – mama bersama Pemerintah daerah, masyarakat bangun daerah ini,” ujarnya.

Kapten Radit menegaskan sebagai satuan  penugasan, mereka tidaklah  lama di Intan Jaya. “Kami hanya sementara disini dan kami tidak mau meninggalkan hal – hal yang buruk. Kami ingin terkenang tentang kebaikan kami selama bertugas disini," harapnya.

Acara ini dihadiri juga Rohaniawan Katolik Dekenat Moni Puncak, Rohaniwan Protestan Klasis Sugapa, Tokoh pemuda Sugapa dan Tokoh Perempuan Sugapa serta para ASN dan Pegawai RSUD Intan Jaya dan Puskesmas Bilogai. (red)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video