Bupati Puncak Sebut Akan Fasilitasi Tempat Jika KKB Mau Perang Lawan TNI atau Polri

By Redaksi 21 Apr 2021, 17:50:54 WIB DAERAH
Bupati Puncak  Sebut Akan Fasilitasi Tempat Jika KKB Mau Perang Lawan TNI atau  Polri

Keterangan Gambar : Bupati usai atap muka antara Pemda kabupaten Puncak , TNI dan Polri bersama tokoh masyarakat terkait situasi di kabupaten Puncak pasca penembakan. (Foto : Istimewa)


Puncak, Potret.co – Rentetan peristiwa penembakan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) terhadap warga sipil dan pelajar di Kabupaten Puncak dalam sepekan terakhir membuat Bupati Puncak, Willem Wandik geram.

Bahkan Bupati dengan tegas mengatakan bahwa akan memfasilitasi tempat jika KKB ingin perang melawan TNI dan Polri.

"Kalau mau perang, kami siapkan lapangan, biar kita masyarakat mundur dan kalian KKB berperang melawan TNI dan Polri, itu baru Namanya laki – laki. Jangan membuat masyarakat jadi takut atau bahkan jadi korban," ujar Bupati saat atap muka antara Pemda kabupaten Puncak , TNI dan Polri bersama tokoh masyarakat terkait situasi di kabupaten Puncak pasca penembakan, Selasa (20/4/2021).

Diseluruh dunia dan seluruh Indonesia sudah tahu bahwa daerah Puncak atau daerah pegunungan itu tidak aman, tempat sering terjadi pembunuhan. Sering terjadi selain kejadian yang dilakukan oleh KKB, ada juga masalah politik sehingga membuat atau menimbulkan keributan serta kekacauan di daerah ini, masalah adat yang dipicu oleh hubungan asmara istri pertama yang selingkuh atau cemburu antara istri pertama dengan kedua, dan juga pertikaian Organisasi dan Gereja yang salah paham," lanjut dia.

Menurut Bupati Willem Wandik, dirinya tidak paham kejadian tersebut dipicu karena apa. Sebab, lanjutnya, jika perang suku terjadi, dia memahami apa yang diinginkan oleh orang – orang yang berperang dan tahu apa yang harus dilakukan, tetapi rentetan penembakan, Bupati mengaku belum mengetahui motifnya.

Bupati menegaskan, bahwa kejadian yang biasa dilakukan oleh KKB adalah perampasan senjata dan penembakan anggota, atau penyerangan Pos TNI atau Polri.

"Tetapi sekarang saya liat ini penembakan guru, tukang ojek dan pembakaran sekolah bahkan pembunuhan masyarakat asli juga terjadi, saya bingung sekali dengan kejadian yang dilakukan oleh keompok ini. Jika mereka berjuang untuk merdeka, tapi kenapa mereka tembak masyarakat sendiri," tegasnya.

Bahkan Bupati mengaku, bahwa mendengar ada 20 nama yang akan menjadi sasaran kekejaman KKB. "Saya dengar ada nama 20 orang yang jadi target dan sekarang sisa 19 orang yang lagi dicari, itu siapa 19 orang ini, kalian mau bunuh siapa lagi?,” kata Bupati.

Bupati meminta kerjasama yang baik antara aparat TNI, Polri, Pemerintah Daerah bersama masyarakat agar kedamaian segera tercipta di Kabupaten Puncak. (red)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video