Wagub : Masyarakat Masih Belum Peduli dengan Kesehatannya Sendiri

By Admin 12 Mei 2020, 02:16:31 WIB DAERAH
Wagub : Masyarakat Masih Belum Peduli dengan Kesehatannya Sendiri

Keterangan Gambar : Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal.


 

Jayapura, Potret.co – Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal menilai bahwa masih kurangnya kesadaran warga Jayapura dan sekitarnya dalam upaya memutus mata rantai penyebaran wabah virus corona atau Covid-19 lantaran masyarakat masih belum peduli dengan kesehatannya sendiri.

"Hal itu terlihat masih banyak warga yang berkerumun tanpa menggunakan masker sedangkan aktivitas di jalan raya masih sangat padat," ucap Wagub Klemen dilansir dari Pasificpos.com.

 

Wagub menuturkan, kedisiplinan penting karena untuk mengatasi corona, hanya dengan berdiam diri di rumah, lalu tidak beraktivitas di jalan. Dengan demikian mata rantai penyebaran virus corona bisa cepat selesai.

"Sekali lagi kata kuncinya adalah disiplin dan kurangi aktivitas di luar rumah. Makanya kita berikan bantuan supaya warga terdampak bisa tinggal di rumah. Makanya sekali lagi kami mengajak agar masyarakat mari ikuti apa yang diarahkan pemerintah untuk tetap tinggal, belajar dan bekerja dari rumah,” imbaunya.

 

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua mengevaluasi program penangangan virus corona.

 

Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, yang memimpin rapat tersebut  menyampaikan bahwa pertemuan tersebut untuk mengevaluasi semua program penanganan Covid-19 yang sudah dikerjakan maupun yang belum dicapai.

"Baik itu yang menjadi tanggungjawab provinsi maupun yang harus dikoordinasikan dengan pemkab kabupaten/kota,” kata Wagub Klemen usai rapat, Senin (11/5/2020) malam.

 

Wagub pun menegaskana bahwa bantuan sosial dari pemerintah yang telah disalurkan akan dilakukan terus menerus dengan berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan Kota se Papua.

 

"Jadi, data penerima harus sama antara provinsi dan kabupaten/kota dan bantuan sosial disalurkan nanti melalui kabupaten/kota, sehingga administrasi tertib, provinsi tinggal pengawasan agar distribusi bahan pangan ini sampai pada masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.

 

Selain itu, kata Wagub, bantuan dari Pemerintah Provinsi  (Pemprov) Papua juga melalui paguyuban atau kerukunan keluarga.

“Tapi sekali lagi penyerahan ini kita lakukan kepada by name dan by addres yang sudah terdata hasil kolaborasi instansi terkait dengan dinas di kabupaten dan kota. Namun kepada mereka yang tidak ada KTP makanya kita berikan melalui kerukunan keluarga yang ada di Papua,” ungkap Klemen. (Redaksi)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment