Turun Dengan 6 Athlit, Papua Tembus Urutan 3 Kejurnas Panjat Tebing Kalsel

By Admin 05 Agu 2019, 19:42:08 WIB OLAHRAGA
Turun Dengan 6 Athlit, Papua Tembus Urutan 3 Kejurnas Panjat Tebing Kalsel

Keterangan Gambar : Tim FPTI Papua dalam sesi photo bersama sesat setelah penyematan medali


Potret.co. Jayapura - Atlet Panjat Tebing Papua berhasil menorehkan prestasi yang membanggakan publik Papua. Pasalnya tim berhasil menyabet juara 3 dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kelompok Umur XIV-2019 di Sport Climbing Pelaihari Kalimantan Selatan yang berlangsung pada 27 Juli - 4 Agustus 2019.

Muhammad Hasan, Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia Provinsi Papua, mengungkap kabar gembira tersebut.

"Kita berhasil mendapat peringkat 3, dari 29 Provinsi yang turut dalam ajang tersebut. Peringkat Pertama Jawa Timur, selanjutnya Jawa Tengah dan ketiga kita Papua,"ungkap Hasan, saat dihubungi media ini, Senin (5/8/2019).

Diungkapkan, para climber Papua yang berjumlah 6 orang Athlit tersebut berhasil mengumpulkan 3 medali emas, dan 4 medali Perak. 

Perincianya, Juara 1 pada Lead Youth Putra, Juara 1 emas pada Boulder Youth Putra, Juara 1 emas Cimbined Youth A Putra, Juara 2 Lead Youth Putra, Juara 2 Boulder Youth Putra, 2 Speed WR Youth Putra, yang didorong oleh athlet Ravianto Ramadhan, dan Juara 2 Lead Youth B Putri oleh Triara Putri Raudha.

"Kami mengucap syukur dan terimakasih atas dukungan semua pihak, termasuk pihak KONI yang sudah membantu hingga sampai Kejurnas, Athlit yang sudah berjuang, dan pihak rektor Uniyap (Universitas Yapis Papua) yang telah menyiapkan sarana sehingga kita bisa berlatih disana, termasuk dukungan warga Papua,"ucapnya.

"Yang dari daerah lain full tim, lebih dari 10 orang climber, sementara kita hanya 6 Athlit. Meski sudah memuaskan, namun kita belum puas, karena PON Papua nanti kita berupaya juara umum,"sambungnya 

Dikatakan, setelah Kejurnas selesai diikuti, pihaknya akan terus melakukan serangkaian latihan di Solo Jawa Tengah untuk menyiapkan diri jelang PON XX Tahun 2020 Papua.

"Karena kita belum memiliki sarana maka kita berlatih di Solo. Ya sekitar 1 Tahun akan intens latihan disana untuk persiapan PON Papua,"ungkapnya.

Sementara, Ravianto Ramadhan, mengaku senang dengan capaian itu, meski diakuinya masih butuh latihan yang gigih untuk menyumbangkan nanyak medali untuk Papua di event PON Papua mendatang.

"Harapannya Wall Panjat Tebing Papua segera dibangun, supaya kita bisa persiapkan dengan matang. Karena kita nanti tuan rumah. Venue Panjat Tebing harus segera ada supaya kita menyesuaikan diri,"pungkasnya.

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment