Tokoh Adat Papua Tolak People Power

By Admin 18 Mei 2019, 14:59:49 WIB POLITIK
Tokoh Adat Papua Tolak People Power

Keterangan Gambar : Caption foto ; Tokoh Adat Mambriawan (kanan), dan Tokoh Adat Diagran Sentani.


Potret.co, Jayapura – Tokoh adat Mambriawan Sentani Kabupaten Jayapura tolak wacana People Power tim Pasangan Capres dan Cawapres 02 yang akan dilakukan pada 22 Mei mendatang di Jakarta.

Kepada media di Jayapura, Alpius Marsian selaku Mediator Tokoh Adat Mambriawan menyebut, aksi people power malah akan memecah persatuan dan kesatuan bangsa.

"Lebih baik menunggu pengumuman resmi dan penetapan oleh KPU RI terkait pemenang Pilpres 2019, jangan terprovokasi dengan isu-isu yang hanya ingin memecah belah bangsa, seperti people power itu,"kata dia, Sabtu (18/5/2019).

Pihaknya berharap, seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap menjaga Kamtibmas di wilayah masing-masing agar tetap kondusif, termasuk menjaga kedamaian dan persatuan bangsa.

"Siapapun yang akan ditetapkan KPU RI sebagai pemenang pemilu, maka itulah suara rakyat bangsa Indonesia yang harus kita hormati bersama,"ucapnya.

Pihaknya juga mendukung dan memberikan apresiasi kepada kinerja KPU RI dalam pelaksanaan pemilu serentak lalu itu. Alpius mengingatkan kembali untuk tetap bersatu dan damai.

"Kita harus dukung KPU dan semua penyelenggara atas pelaksanaan Pemilu serentak. Jangan ada intervensi, biarkan mereka bekerja secara maksimal,"pungkasnya.

Himbaun tersebut juga disampaikan Tokoh Adat Kampung Diagran Distrik Kemtuk Gresi, Imanuel Udam.

"Proses penghitungan suara Pemilu tahun 2019 ini dilakukan secara terbuka dan dihadiri para saksi, baik saksi Parpol maupun kontestan dan juga berbagai elemen serta Media Pers sehingga berlangsung dengan Transparan," kata dia.

Sehingga tidak perlu ada people power, biarkan KPU bekerja, dan tunggu hasilnya. Kalau ada kecurigaan buktikan dan suarakan lewat jalurnya,"sambungnya. (mint).

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment