TNI Diserang Kelompok Bersenjata 2 Prajurit Luka Tembak

By Admin 24 Apr 2019, 19:14:38 WIB HUKUM
TNI Diserang Kelompok Bersenjata 2 Prajurit Luka Tembak

Keterangan Gambar : Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf. Muhammad Aidi (Foto : Faisal N)


Potret.Co, Jayapura - Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf. Muhammad Aidi membenarkan 2 anggota TNI ditembak kelompok bersenjata saat mengantar bamak (kebutuhan rutin pasukan TNI yang sedang melaksanakan pengamanan Trans Papua).

Kejadian ini berlokasi di halaman Kantor Distrik Nirkuri Kabupaten Nduga, saat itu Helly Bell dengan nomor Seri HA-5179 milik penerbad TNI AD landing untuk menurunkan bamak.
 

“Pukul 10.45 WIT saat bongkar muat bamak dari Helly yang dilaksanakan oleh 01 regu Prajurit ( 10 orang) yang akan menjemput bamak tiba-tiba mendapat serangan dari pihak Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) yang teridentifikasi dari kelompok Egianus Kogoya,” jelas Aidi dalam keterangan persnya yang diterima wartawan, Rabu (24/4) malam.
 

Kata Aidi, kelompok tersebut melakukan serangan dari jarak cukup jauh sekitar 100 meter dengan sistem hit and run.

“Mereka menyerang secara tiba-tiba kemudian menghilang melarikan diri ke dalam hutan. Pasukan TNI berusaha membalas namun belum diketahui adanya korban dari pihak KKSB,” tambahnya.

Dari serangan tersebut mengakibatkan 2 orang Prajurit TNI mengalami luka tembak atas nama Serda Dedy, terserempet proyektil di bagian punggung  (arah tembakan menyamping dari kiri ke kanan di balik rompi) dan Prada M. Hoirul Zahman Zahri mengalami luka tembak pada betis kiri.

Saat ini kedua korban sudah dievakuasi ke Timika dan dirawat di RSUD Timika,” jelasnya lagi.

Menurut Aidi, berdasarkan laporan tim medis bahwa kondisi kedua korban dalam keadaan stabil dan tidak ada yang mengenai organ vital. (Faizal Narwawan)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment