Tiga Orang Pendukung Caleg Terluka Akibat Bentrok di Lanny Jaya

By Admin 11 Mei 2019, 05:20:46 WIB POLITIK
Tiga Orang Pendukung Caleg Terluka Akibat Bentrok di Lanny Jaya

Keterangan Gambar : Ilustrasi bentrokan dua kelompok masyarakat


Potret.Co, Jayapura – Tiga orang pendukung calon legislative (caleg) mengalami luka-luka akibat bentrokan di Kampung Ninabua, Distrik Tiom, Kabupaten Lanny Jaya, Provinsi Papua, pada Jumat (10/5) pagi. Bentrokan diduga dipicu persoalan suara dalam Pemilihan Legislatif lalu.  

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Lanny Jaya, Ipda Ismunandar saat dihubungi, Jumat (10/5) menuturkan, ketiga korban merupakan massa pendukung dari dua caleg yang bertarung dalam Pileg di Kabupaten Lanny Jaya. 

Ketiga korban Meron Tabuni (25) warga Kampung Brujugu, Distrik Bruwa. Kemudian Piron Kogoya (25) dan Delison Kogoya (31) warga Kampung Timo Tani, Distrik Guwa Balim.

Ismunandar menyebutkan, bentrokan terjadi saat rapat pleno rekapitukasi suara KPU setempat tengah berlangsung. Bentrokan berawal dari ketidakpuasan pendukung Caleg dari Partai Golkar Andur Tabuni atas hasil pleno KPU yang dilaporkan Panitia Pemilihan Distrik (PPD) Distrik Bruwa, yang diduga sarat kecurangan. 

“Suara Caleg Andur Tabuni di Distrik Bruwa diduga dialihkan oleh petugas PPD Distrik Bruwa kepada Caleg dari partai lain atas nama Tanus Kogoya. Nah, persoalan ini yang berkembang di masyarakat,” urai Ismunandar. 

Diduga tidak terima, lanjutnya, massa pendukung Caleg Andur Tabuni mendatangi kediaman caleg pesaingnya Tanus Kogoya hingga terjadi bentrokan antar pendukung. Tiga orang terluka dalam bentrokan itu, dua korban dari kubu Caleg Andur Tabuni dan satu sisinya pendukung Caleg Tanus Kogoya.

Pasca bentrokan, Ismunandar menyebut situasi Kabupaten Lanny Jaya telah berangsur kondusif. Aparat gabungan TNI dan Polri telah melucuri senjata tajam yang digunakan kedua kubu untuk melakukan penyerangan. 

Sementara itu sidang pleno tingkat Kabupaten Lanny Jaya telah berakhir dengan pembacaan laporan hasil pleno dari PPD Distrik Gupura.

“Rapat pleno diskors sementara untuk persiapan penetapan dan penutupan pleno,” sambung Ismunandar. (mas)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment