Sikapi Situasi Papua, NU Komitmen Kawal Deklarasi Damai

By Admin 30 Sep 2019, 20:35:56 WIB POLITIK
Sikapi Situasi Papua, NU Komitmen Kawal Deklarasi Damai

Keterangan Gambar : Ketua PWNU Provinsi Papua Dr. Toni Wanggai (tengah) saat memberikan keterangan pers, Senin 30 September 2019 di Kota Jayapura


Potret.CO, Jayapura -- Ketua PWNU Provinsi Papua Dr. KH. Toni V.M. Wanggai, S.Ag, M.A. bersama jajaran pengurus NU Papua komitmen mengawal Deklarasi Papua Tanah Damai.  Sikap itu, diambil usai  mengadakan musyawarah menyikapi dinamika sosial kemasyarakatan di Tanah Papua, pada hari ini Senin 30 September 2019 di Kantor PWNU Provinsi Papua di Kota Jayapura.

Kegiatan ini dihadiri Sekretaris PWNU Provinsi Papua Muhammad Thoif, Ketua LTN-NU Papua Joko Prayitno, Wakil Ketua PW PERGUNU HM Syaiful, Sekretaris LTN-NU Papua dan Ketua PERGUNU Papua F Hariyadi.

“Mengajak kepada semua Tokoh Organisasi Kemasyarakatan untuk menenangkan situasi dan menjaga kerukunan, persaudaraan, dan kebersamaan yang menjadi komitmen bersama sejak Deklarasi Papua Tanah Damai pada tahun 2002 di Jayapura,” ucap Ketua PWNU Provinsi Papua Toni Wanggai dalam rilisnya diterima Potret.Co.

Melihat kondisi kekinian yang terjadi di wilayah Papua, pihaknya menyampaikan duka cita mendalam dan keprihatinan atas jatuhnya korban pada kerusuhan di beberapa Kota/Kabupaten di Tanah Papua. Ia minta masyarakat tidak membeda-bedakan antara Orang Asli Papua dengan orang non-Papua dalam menyikapi dinamika sosial pasca kerusuhan, dan bersama-sama tetap menjaga komitmen membangun Papua Tanah Damai.

“Tidak terpancing dengan isu-isu yang provokatif, berita bohong (hoaks) dari pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab yang bertujuan memicu konflik yang berakibat merugikan semua pihak,” imbuhnya.

Ia menegaskan bahwa kerusuhan yang terjadi di Tanah Papua bukanlah konflik Suku, Agama, Ras dan Antar Golongan (SARA), maka kami meminta kepada semua pihak untuk bisa menahan diri dan tidak lagi melakukan tindakan kekerasan dalam bentuk apapun.

Dalam peryataannya, pihaknya memohon kepada aparat keamanan TNI dan Polri untuk memberikan jaminan keamanan kepada semua masyarakat dan memulihkan situasi Kamtibmas lokal di Tanah Papua.  Ia juga meminta kepada Aparat Penegak Hukum untuk menindak tegas setiap pihak yang bersalah dan pelaku kerusuhan.

“Kepada Pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk bekerjasama dalam upaya pemulihan pasca kerusuhan,” tuturnya.

Sikap terakhir, pihak NU Papua mengajak kepada semua masyarakat di Tanah Papua untuk bersama-sama lebih mendekatkan diri kepada Tuhan melalui do’a pemulihan dan senantiasa memohon pertolongan-Nya dalam menjaga kedamaian di Tanah Papua dan di seluruh Tanah Air Indonesia. (ash)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment