Sengketa Tanah, Warga di Dua Kampung di Kota Jayapura Saling Serang

By Admin 10 Sep 2020, 20:41:06 WIB HUKUM
Sengketa Tanah, Warga di Dua Kampung di Kota Jayapura Saling Serang

Keterangan Gambar : Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw saat didampingi Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas ketika melakukan mediasi dengan warga Kampung Nafri.


Jayapura, Potret.co - Warga kampung Nafri dan Enggros, Kamis (10/9/2020) saling serang menggunakan senjata tajam dan panah.

Diduga saling serang itu dilatarbelakangi masalah tanah adat yang diklaim masing-masing kampung.

Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengungkapkan dalam insiden saling serang antar kampung yang terjadi di Jalan Poros Holtekamp, tujuh orang warga menjadi korban, tiga orang diantaranya telah mendapatkan perawatan medis, bahkan dua mobil mengalami rusak parah.

“Kejadian terjadi siang hari sekitar pukul 14.00 WIT yang mana dipicu masalah patok tanah yang dicabut. Sebelum saling serang menggunakan senjata tajam, terlebih dahulu terjadi saling pukul,” tutur Kapolda dilansir dari Pasificpos.com.

Dampak dari kejadian itu, akses jalan dari Kota Jayapura menuju Distrik Muaratami, dan sebaliknya tidak dapat dilintasi kendaraan.

Ia pun menjelaskan, sepanjang jalan Jembatan hingga Holtekamp masih ada persoalan tanah adat yang masih belum terselesaikan. Bahkan kedepannya kasus ini akan diselesaikan secara adat dengan beberapa tokoh masyarakat yang ada.

“Kasus ini agak spesifik karena beberapa kampung saling mengklaim beberapa suku yang bermukim di kawasan ini,” tuturnya.

Kasus ini sendiri menurut Kapolda akan diselesaikan secepatnya, dimana pihaknya akan berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan adat yang ada di Kota Jayapura.

Hingga malam hari situasi pasca saling serang antara dua kelompok sudah mulai kondusif, bahkan akses lalulintas yang sebelumnya dipalang sudah dapat dilewati kendaraan baik dari arah Kota Jayapura maupun Koya Distrik Muaratami.

Aparat keamanan dari TNI Polri pun masih disiagakan guna mengantisipasi aksi saling serang susulan, mengingat kepala suku dari Kampung Nafri menjadi korban dalam insiden saling serang tersebut.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video