Selamatkan Rakyat dari Corona, Bupati Puncak Kembali Tutup Penerbangan Penumpang

By Admin 13 Jul 2020, 17:11:47 WIB DAERAH
Selamatkan Rakyat dari Corona, Bupati Puncak Kembali Tutup Penerbangan Penumpang

Keterangan Gambar : Bupati Puncak, Willem Wandik. Foto: Ist



Ilaga, Potret.co – Pemerintah Kabupaten Puncak, Provinsi Papua kembali menutup akses penerbangan penumpang ke wilayahnya sejak Senin, 13 Juli 2020. Tujuannya untuk menyelamatkan rakyat dari ancaman virus corona yang telah menjadi pandemi.


“Melihat perkembangan pendemi virus corona di Kabupaten Puncak, serta indikasi-indikasi yang berkembang saat ini, maka untuk menyelamatkan rakyat Puncak, saya tetapkan pembatasan penumpang masuk ke Ilaga berlaku sejak Senin, 13 Juli,” kata Bupati Puncak, Willem Wandik di Ilaga, belum lama ini.


Bupati Willem menjelaskan penutupan akses penerbangan hanya dikhususkan bagi para penumpang yang akan masuk ke Kabupaten Puncak. Penutupan akses ini berlaku sampai batas waktu yang belum ditentukan.


“Memang sampai saat ini kita masih dalam zona hijau, meski begitu kita tetap waspada, sehingga kami akan lakukan tes massal lagi. Sebab sejak kami buka akses penumpang 10 juni lalu, nampaknya banyak penumpang yang masuk ke Puncak,” katanya.


Meski melarangan penumpang masuk, Pemerintah Puncak tetap membuka akses penumpang keluar dari Ilaga, termasuk mobilisasi barang ke Puncak tetap saja berjalan seperti biasa. Namun protokol kesehatan, seperti penyemprotan pesawat maupun barang yang masuk tetap diberlakukan.


“Bagi penumpang dari Nabire, Timika, Jayapura, pokoknya yang mau masuk ke Ilaga, sementara kita hentikan, sambil menunggu perkembangan yang ada. Sementara yang sudah ada di Ilaga, silahkan kerja seperti biasa, kita hanya cegah jangan sampai ada yang tertular dari Jakarta, lalu masuk ke Timika dan menyebarkan di Kabupaten Puncak,” tuturnya.


Bagi pimpinan OPD atau TNI/Polri maupun tenaga kesehatan, Bupati Willem memberikan akses khusus masuk ke Ilaga. Syaratnya, mengikuti protokol kesehatan, mulai dari rapid test, maupun mengantongi surat bebas Covid sesuai dengan aturan yang sudah ditetapkan. 


Terpisah, Juru Bicara Satgas Pegendalian, Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Papua, dr Silvanus Sumule, Minggu (12/7) menyebutkan, kasus positif virus corona telah menyebar ke 17 kabupaten/kota di Papua. 


Total 2.291 kasus infeksi secara kumulatif. Kasus tertinggi terjadi di wilayah Kota Jayapura dengan jumlah 1.371 warga terinfeksi. Sementara Kabupaten Puncak masih zero kasus positif corona. (mas)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video