Sampah Sempat Menumpuk, Ini Penjelasan Kadis DLH Yapen

By Admin 10 Jan 2020, 19:41:14 WIB DAERAH
Sampah Sempat Menumpuk, Ini Penjelasan Kadis DLH Yapen

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Yapen Maria Tanawani, S.Si.M.Kes. (Eman)


Potret.co, Serui - Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kepulauan Yapen Maria Tanawani, S.Si.M.Kes, menjelaskan mengenai penumpukan sampah pada Tempat Pembuangan Sementara (TPS)  di Kampung Manaini, jalan KPR Dusun beberapa hari lalu.

 

"Sampahnya sudah diangkat semua, memang tanggal 3 januari 2020, sampah tersebut sudah harus diangkut, namun petugas yang bawa mobil ambrol dalam keadaan sakit setelah sembuh mobilnya yang rusak maka harus dimasukan ke bengkel untuk diperbaiki," ucapnya saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (10/1).

 

Penumpukan sampah yang sering terjadi ini, Kadis DLH katakan pula, akan melakukan pertemuan dengan para armada pengangkut sampah terkait waktu-waktu pengangkatan sampah tiap harinya.

 

"Sudah kedua kali terjadi penumpukan sampah, maka kami ingatkan agar harus mengerjakan pekerjaan oleh para armada tersebut juga inginkan kembali terkait jam-jam pengangkutan sampah yang sudah dibagikan, akan kita bahas hal tersebut,” ucapnya.

 

Terkait dengan penarikan iuran sampah sendiri, Maria Tanawani tegaskan, pembuangan sampah tidak gratis namun harus dibayar sesuai kategorinya dan sesuai Peraturan Daerah ( Perda ) Kabupaten Yapen tahun lalu dimana untuk sampah rumah tangga per harinya Rp.2.000 namun yang baru untuk Perda 2019 sebesar Rp.5.000, toko/kios Rp.10.000.

 

"semua aturan standar iuran pembuangan sampah di TPS sudah ada, dan ada karcisnya dari hasil itulah mendapatkan pemasukan daerah".

 

Diharapkan kepada masyarakat agar dapat mematuhi pembuangan sampah untuk tidak membuang sampah di sembarang tempat karena telah disiapkan tempat-tempat sampah terlebih khusus yang ada di area pasar aroro iroro. "kesadaran masyarakat akan tidak membuang sampah sembarangan masih kurang sekali, saya harapkan buanglah sampah pada tempatnya," tambahnya. (eman/min)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video