Saat Isoma, Prajurit TNI Pam Jalan Trans Papua Meninggal dunia Diberondong KKB Nduga

By Admin 21 Jul 2019, 21:27:47 WIB NASIONAL
Saat Isoma, Prajurit TNI Pam Jalan Trans Papua Meninggal dunia Diberondong KKB Nduga

Keterangan Gambar : Saat evakuasi jenazahalm. Prada Usman Hambela m


JAYAPURA - Satu anggota TNI Satgas Pamrahwan (Pengamanan daerah rawan) Yonif 755/Yalet, Prada Usman Hambela gugur dalam aksi baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) dI Kabupaten Nduga Papua, Sabtu (20/7/2019).

 

Lokasi kontak tembak di sekitar pembangunan jembatan Sungai Yuguru sebagai bagian dari Proyek jalan nasional Trans Papua Wamena-Mumugu di Distrik Yuguru Kabupaten Nduga. Pelakunya diduga kelompok KKB pimpinan Egianus Kogoya.

 

Kepala Penerangan Kodam XVII Cenderawasih, Kolonel Inf. Muhammad Aidi membenarkan peristiwa tersebut. Dikatakan, kontak tembak terjadi saat pasukan TNI sedang melaksanakan pengamanan pembangunan jembatan Yuguru-Kenyam.

 

"Peristiwa tersebut terjadi pada pukul 12.45 WIT, saat anggota TNI sedang melaksanakan Istirahat, Sholat, makan (Isoma). Secara tiba-tiba mendapatkan serangan yang muncul dari semak belukar dengan jarak sekitar 300 meter dari kedudukan Prajurit yang sedang Isoma tersebut,"jelas Aidi.

 

Dikatakan, prajurit diberondong dari balik semak-semak belukar dan pelaku langsung kabur kehutan.

 

"Kejadian sangat singkat, serangan dilakukan dengan tembakan rentetan yang muncul dari balik semak belukar secara Hit and Run. Pasukan TNI berusaha membalas tembakan dan melakukan pengejaran. Namun dengan pertimbangan keamanan karena medan belukar yang sangat tertutup dan banyak jurang yang curam, maka pengejaran dihentikan,"katanya.

 

Setelah kontak tembak tersebut, dikatakan tim melakukan pengecekan dan diketahui satu orang prajurit atas mama Prada Usman Hambela tertembak.

 

"Korban mengalami luka tembak dibagian pinggang sebelah kanan. Tim langsung melaporkan kesatuan untuk mendapatkan bantuan, namun akibat cuaca evakuasi tidak.bisa dilakukan hingga malam,"katanya.

 

Evakuasi ke lokasi kejadian hanya bisa menggunakan helikopter, namun cuaca kemarin hingga malam tidak memungkinkan dilakukan evakuasi. Korban dilaporkan meninggal dunia sekitar pukul 14.10 WIT. (Min).

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment