RSU Pratama Intan Jaya Hari Ini Diresmikan

By Admin 21 Jun 2019, 09:53:57 WIB DAERAH
RSU Pratama Intan Jaya Hari Ini Diresmikan

Keterangan Gambar : Peresmian RSU Pratama Intan Jaya, dilakukan prosesi Pemberkatan oleh tokoh agama setempat.


Potret.co,Sugapa - Pelayanan dasar kesehatan di gedung sementara Rumah Sakit Umum (RSU) Pratama Intan Jaya hari ini resmi dipergunakan. Bangunan Rumah Sakit sementara ini menggunakan gedung Puskesmas Yokatapa.

Peresmian pengoprasian Rumah Sakit ini ditandai dengan prosesi pemberkatan oleh Pastor Kleopas Sojuna Sondegau,Pr dan pengguntingan pita oleh Bupati Natalis Tabuni yang turut disaksikan Kepala Dinas Kesehatan setempat, Sopianus Zonggonau dan Direktur RSU, Kristianus Tebai serta pejabat daerah Kabupaten Intan Jaya.

Bupati Kabupaten Intan Jaya, Natalis Tabuni dalam kesempatan tersebut mengatakan, seharusnya pelayanan RSU Intan Jaya dilakukan pada bangunan rumah sakit baru bantuan Kementrian Kesehatan (Kemenkes) yang telah rampung dikerjakan beberapa waktu lalu, namun akibat mangkrak yang cukup lama, membuat bangunan rumah sakit tipe ‘D’, tersebut rusak.

“Dari segi gedung, kita memiliki calon Rumah Sakit tipe D bantuan dari Kemenkes. Namun karena kondisi fisik tidak layak digunakan lagi, maka sementara kita pakai Puskesmas Yokatapa. Jadi ada orang yang ‘gigit’ dinding bangunan rumah sakit itu hingga robek-robek (rusak, red),” kata Tabuni. Kamis (20/6/2019).

Dikatakan Bupati, mangkraknya bangunan rumah sakit bantuan Kemenkes tersebut, juga disebabkan akibat tarik ulur dengan pemilik hak ulayat. Pihaknya berharap, dalam waktu dekat, bangunan yang dibanguan di wilayah Wandoga Intan Jaya tersebut bisa segera diselesaikan dan berfungsi sebagaimana mestinya.

“Semoga RSU yang kita bangun di Wandoga bisa lakukan pemberkatan dan dioperdioperasikan dalam waktu dekat,”ucapnya.

Diakui Bupati, keberadaan rumah sakit sangat dibutuhkan masyarakat Intan Jaya, pasalnya, selain untuk pelayanan kesehatan warga yang terkena sakit atau penyakit, korban senjata tajam akibat bentrok juga mendominasi.

“Biasanya sakit kena panah atau benda tajam lain, ada yang sakit berat, dan yang mirisnya harus menunggu pesawat untuk dibawa ke kota. Pasca Pilkada kita kembali ke nol karena dibakar dan dihancurkan oleh oknum tertentu. Tapi kita percepat upaya penyelesaian persoalan rumah sakit yang baru supaya kita pindah ke Wandoga. Pemda tetap mendukung semua upaya dari Dinas Kesehatan,” ungkapnya.

Kadinkes Intan Jaya, Sopianus Zonggenau dalam kesempatan yang sama mengaku telah menempatkan 11 tenaga dokter untuk melayani 6 (enam) Puskesmas di Intan Jaya, termasuk di rumah sakit itu.

“Kita telah menempatkan 11 orang dokter umum di enam Puskesmas tersebut, termasuk untuk di rumah sakit. Kita juga memantau kinerja para medis pasca pelayanan pemerintahan dipindahkan ke Sugapa dari Nabire beberapa waktu lalu,” katanya.

“Tapi ada beberapa petugas belum kembali dan kami akan berikan tekanan supaya mereka kembali ke sini. Jadi 70 persen sudah ada untuk layani masyarakat,” sambungnya.

Direktur RSU Pratama Intan Jaya, Kristianus Tebai menegeskan, walaupun pihaknya memiliki keterbatasan gedung dan alat serta petugas kesehatan namun kecintaanya terhadap warga Migani, Nduga, Dani dan Wolani ia bertekad memulai segera pelayanan kesehatan itu.

“Sudah tidak ada waktu mau tolong kita punya masyarakat, kita segera mulai saat ini. Tidak bisa tunggu gedung baru. Jadi pelan-pelan kita benahi, apalagi Pemda dukung kita penuh,” pungkasnya. (Surya).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video