Rp 38 Miliar Dana Hibah dan Bansos di Keerom Diduga Dikorupsi

By Admin 09 Jul 2019, 20:32:01 WIB HUKUM
Rp 38 Miliar Dana Hibah dan Bansos di Keerom Diduga Dikorupsi

Keterangan Gambar : Kepala Seksi Penyidikan Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Tinggi Papua, Nixon Nila Mahuse (foto: Mas)


Potret.Co, Jayapura – Sebanyak Rp 38 miliar dana hibah dan bantuan sosial tahun anggaran 2017 di Pemerintah Kabupaten Keerom diduga disalahgunakan. Dugaan ini sebagaimana temuan Kejaksaan Tinggi Papua.

Kepala Seksi Penyidikan Tindak Pidana Korupsi Kejaksaan Tinggi Papua, Nixon Nila Mahuse saat ditemui  wartawan di ruang kerjanya, Selasa (9/7) menyebutkan, dana hibah dan bantuan sosial yang terindikasi disalahgunaana bernilai puluhan miliar rupiah. 

Nixon memaparkan, bantuan sosial yang tengah ditelusuri bernilai Rp 23 miliar, sedangkan dana hibah mencapai Rp 57 miliar. Dana tersebut bersumber dari APBD Pemerintah Kabupaten Keerom tahun 207.

“Hasil penyelidikan di lapangan, Rp 16 miliar dana bantuan sosial belum bisa dipertanggungjawabkan, sedangkan dana hibah yang belum dapat dipertanggung jawabkan mencapai Rp 22 miliar,” urai Nixon. 

Nixon mengaku telah memintai delapan orang saksi terkait temuan ini. Dari hasil keterangan awal, mereka beralasan bahwa dana tersebut belum dapat dipertangungjawabkan, karena belum adanya pertangung jawaban balik dari pihak yang menerima bantuan baik bansos maupun dana hibah.

Dari delapan saksi, kata Nixon, salah satu diantaranya merupakan oknum pejabat yang disinyalir terlibat dalam penyaluran dana bantuan sosial maupun dana hibah. Hanya saja, Nixon masih merahasiakan identitas oknum pejabat dimaksud. 

 “Kami belum bisa meyebutkan siapa yang akan menjadi  tersangka dalam kasus ini. Namun ada dua orang yang akan kami tetapkan sebagai calon tersangka, salah satunya oknum pejabat tersebut,” urai Nixon. 
 
Kejaksaan Tinggi Papua berencana akan segera menaikan status kasus tersebut dari penyelidikan menjadi penyidikan. “Dalam waktu dekat akan segera kami naikan  ke penyidikan serta  menetapkan tersangka,” kata Nixon. (mas)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment