Realisasikan Program Nawacita, TMMD Kini Dimulai dari Pinggiran

By Admin 27 Feb 2019, 04:10:08 WIB RAGAM
Realisasikan Program Nawacita, TMMD Kini  Dimulai dari Pinggiran

Keterangan Gambar : TNI dari Kodim 1701 Jayapura bersama masyarakat daerah Perbatasan PNG bergotong royong membangun 10 unit rumah yang merupakan program TMMD ke- 104 di Kampung Yuwainda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom (foto: Istimewa)


Potret.Co, Keerom - Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) yang terus digalakkan jajaran Kodim 1701/Jayapura. Program ini kini difokuskan dari pinggiran sebagai bentuk mensukseskan program Nawacita. Kehadiranya pun dirasakan warga di daerah perbatasan. 

Diusia TMMD yang ke- 104 tahun 2019 dipusatkan di Kampung Yuwainda, Distrik Waris, Kabupaten Keerom. Dimana, pada TMMD itu akan dibangun 10 unit rumah tipe 36 permanen yang diperuntukkan bagi masyarakat Kampung Yuwainda yang telah bertahun-tahun tinggal di daerah itu yang juga merupakan daerah perbatasan antara Indonesia dengan PNG. Tentunya, dengan pembangunan itu akan terlihat perbedaan pembangunan dan pelayanan bagi masyarakat antara dua wilayah yang saling bersebelahan itu. 

TNI yang berpedoman dengan slogannya,” Bersama rakyat TNI kuat itu telah membuktikan bahwa, TNI ikut mewujudkan program Nawacita Pemerintah dalam membangun Indonesia dari pinggiran sehingga semua merasa pembangunan dari Pemerintah tersebut.

Albert Toho (40) warga Kampung Yuwainda mengaku senang bahwa, dari 10 unit yang dibangun itu salah satu akan menjadi miliknya. Ia mengaku sudah 42 tahun lamanya, menanti untuk mendapatkan tempat tinggal yang layak dan bagus.

“Jujur saya sangat senang sekali apalagi saya merupakan salah satunya yang memiliki rumah yang dibangun itu apalagi saya memiliki 5 bersaudara. Selama ini kami hanya tinggal dirumah yang berukuran kecil dan itupun beralaskan kayu tetapi kali ini saya bisa tinggal dengan nyaman dan enak,” katanya.

Sementara itu, Salah satu anggota TNI yang mengerjakan rumah, Sertu Sukmadi menilai waktu yang diberikan selama 1bulan sudah cukup apalagi sebelumnya sudah dilakukan pra TMMD sehingga dia bisa menyelesaikan pembangunan 10 unit rumah bersama rekan yang lain. Yang tentunya bergotong royong bersama masyarakat,” imbuhnya.

Pada prinsipnya, Jajaran Kodim 1701 Jayapura diberikan waktu selama 1 bulan untuk membangun sebanyak, 10 unit rumah tipe 36 permanen yang berada di Kampung Yuwainda Distrik Waris,Kabupaten Keerom. Hal itu tertuang pada upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa,(TMMD) Ke- 104 yang dilaksanakan di Lapangan sekolah SD YPPK Pulboa,Desa Kalipao,Distrik Waris,Kabupaten Keerom yang dipimpin langsung oleh,Bupati Keerom, Muh.Markum,SH,MH, Selasa tanggal 26 Februari 2019.

Ditempat terpisah, Bupati Keerom, Muh.Markum, SH,MH mengatakan, terlaksananya TMMD itu tak lain atas terwujudnya kemanunggalan TNI bersama-sama dengan Pemerintah daerah guna membangun rumah didaerah perbatasan.

“ Tak hanya 10 rumah saja yang dibangun namun ditambah 3 unit rumah lagi dan pembangunan akan dilakukan dengan cara bersinergis dengan Pemerintah daerah Keerom,” katanya.

Markum mengatakan, Selain disini kami juga telah menggangarkan pembangunan sejumlah rumah ditempat-tempat terpencil di Towe, Wef dan lain. Tujuannya agar pelayanan masyarakat bisa lebih dekat lagi apalagi daerah perbatasan ini menghubungkan Keerom ke Wamena, Merauke, Pegunungan Bintang.

Lanjutnya, Guna merealisasi pembangunan terhadap 10 unit rumah ditambah 3 unit lagi, Pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran senilai Rp 1,4 Milliar lebih.

Sementara itu, Komandan Korem,( Danrem )172 /Praja Wira Yakti,( PWY) Kolonel Inf Binsar J. Sianipar mengungkapkan, TMMD kali ini dipusatkan di daerah itu merupakan daerah perbatasan dan itu sebagaimana Nawacita yakni, Membangun Indonesia dari pinggiran.

“Melalui ini maka akan terlihat oleh masyarakat bagaimana perbedaan pembangunan disini dibandingkan dengan disebelah terlebih antara kampung disini dengan sebelah bersaudara sehingga itu akan menjadi pembanding antara keduanya,” ucapnya. (vito)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment