Reaktif Corona, Enam Prajurit Pamtas RI-PNG Dikarantina

By Admin 17 Jul 2020, 18:55:35 WIB PAPUA
Reaktif Corona, Enam Prajurit Pamtas RI-PNG Dikarantina

Keterangan Gambar : Prajurit TNI menjalani pemeriksaan tes cepat corona setibanya di Jayapura. Foto: Ist



Jayapura, Potret.co – Enam prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG dinyatakan reaktif corona dalam tes cepat yang digelar di Pelabuhan utama Jayapura, Kamis (16/7/2020). 


Komandan Korem 172/PWY, Brigjen TNI Izak Pangemanan dalam keterangan tertulis yang dikeluarkan Pendam XVII/Cenderawasih, Jumat (17/7) membenarkan kabar tersebut. Enam prajurit reaktif berasal dari Batalyon 100/PS dan Batalyon 312/KH yang baru tiba di Jayapura. 


“Dari hasil rapid test  terhadap 900 personel Batalyon 100/PS dan Batalyon 312 KH, ditemukan 6 prajurit reaktif, tiga orang dari Batalyon 100/PS dan tiga orang lagi dari Batalyon 312/KH,” terang Izak. 


Izak menyebutkan protokol kesehatan telah dilaksanakan selama proses debarkasi atau penurunan prajurit dari kapal sebagai upaya pencegahan masuknya virus corona ke Papua.

“Sejak turun dari kapal mereka langsung di ukur suhu tubuh, cuci tangan dan penyemprotan disinfektan baik prajurit maupun perlengkapannya serta melaksanakan rapid test,” katanya.


Saat ini enam prajurit reaktif corona telah dirujuk ke Rumah Sakit Marthen Indey Jayapura untuk menjalani massa karantina dan tes lanjutan. Sementara 894 personel nonreaktif ditampung di Rindam XVII/Cenderawasih sebelum melaksanakan tugas pengamanan.


“Di Rindam mereka akan diberi pembekalan-pembekalan sebelum melaksanakan tugas dan kami juga akan mengamati bagaimana kesehatan mereka. Jika semuanya telah siap, barulah akan dilaksanakan pergeseran ke pos-pos di daerah perbatasan,” tegas Izak.


Sekadar diketahui, 1.450 prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Pengaman Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG tiba di Papua. Seribu prajurit TNI ini berasal dari Yonif 413/BRM, Yonif 100/PS dan Yonif/312/Kala Hitam. 


Mereka akan ditugaskan untuk mengamankan wilayah perbatasan negara menggantikan Yonif 713/ST, Yonif 509/BY dan Yonif 300/BJW. (mas)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video