Putra Yahukimo Gugur Saat pengamanan pembangunan jalan Trans Papua

By Admin 21 Jul 2019, 21:38:42 WIB NASIONAL
Putra Yahukimo Gugur Saat pengamanan pembangunan jalan Trans Papua

Keterangan Gambar : Prada Usman Helembo


Potret.Co - Kontak tembak antara TNI dan Kelompok Separatis bersenjata kembali terjadi di Kampung Yuguru, Distrik Mebrok, Kab. Nduga, Sabtu 21 Juli 2019. Kontak tembak itu menewaskan seorang putra Yahukimo bernama Prada Usman Helembo.

Anggota Satgas Yonif 755/Yalet mendapat serangan dari kelompok bersenjata saat melaksanakan pengamanan pembangunan jalan Trans Papua.

Berdasarkan data, kontak tembak yang terjadi sekitar pukul 12.30 Wit tersebut  mengakibatkan Prada Usman Helembo salah satu putra bangsa berasal dari wilayah Yahukimo Papua meninggal dunia akibat terkena tembakan di bagian pinggang sebelah kanan. 

Diduga tembakan dari kelompok Separatis berasal dari arah barat/ sebelah kanan camp dengan jarak sekitar 150 -200 M saat anggota Satgas Yonif 755/Yalet melaksanakan kegiatan administrasi setelah melakukan pembukaan jalan trans Papua. 

Adanya bunyi tembakan yang mengarah kepada mereka, Danpos Nduga Lettu Inf Ahmad Tatang Hidayat bersama 29 anggota nya berlindung di box steling sambil membalas tembakan. Diperkirakan kontak tembak berlangsung selama 30 menit.

Dalam situasi masih kontak tembak, Danpos Lettu Inf Ahmad Tatang Hidayat melakukan pengecekan dan mendapatkan Prada Usman Helembo terkena tembakan dibagian pinggang sebelah kanan dengan kondisi lemah akibat luka tembak.

Tim kesehatan Satgas langsung menangani Prada Usman dan memasang infus serta menutup bagian luka yang terkena tembakan sedangkan anggota yang lain masih balas tembakan sambil berlindung.

Sekitar pukul 13.40 WIT, baku tembak antara satgas TNI dan kelompok separatis berhenti, hal tersebut dimanfaatkan Lettu Inf Ahmad Tatang Hidayat mengecek kembali anggota nya dilanjutkan dengan Han Pos sambil menunggu proses evakuasi Prada Usman. 

Sekitar pukul 14.12 WIT, Korban luka tembak Prada Usman Helembo dinyatakan meninggal dunia oleh Tim Kesehatan Satgas saat masih berlidung dari kontak tembak dilapangan.

Pukul 15.21 WIT, Helly Bell take off dari Bandara Mozez Kilangin Timika menuju Kampung Yuguru, Distrik Mebrok, Kab. Nduga untuk evakuasi jenazah Prada Usman Helembo. Namun proses evakuasi batal dilaksanakan karena kondisi cuaca yang sangat buruk dan kabut tebal sehingga Helly Bel kembali ke Timika.

Minggu (21/7) pukul 11.15 WIT Helly Bell Penerbad yang membawa jenazah Alm. Prada Usman Helembo telah tiba di Timika dan disemayamkan di Mayonif 754/ENK. Besok pagi hari Senin jenazah akan diberangkatkan menuju Wamena menggunakan pesawat Trigana Air.

Jenazah Almarhum Prada Usman rencana nya akan di makamkan pada hari Senin secara militer di TMP Wamena yang akan di pimpin langsung oleh Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Pandit Yosua Sembiring.

Prada Usman Helembo yang lahir pada tanggal 1 Mei 1996 merupakan salah satu pahlawan putra terbaik bangsa berasal dari Yahukimo Papua, anak pasangan Alm. Bapak Son Helembo alias Isai Halembo dan Ibu Yuhana Hubusa. Almarhum meninggalkan seorang Ibu dan 2 Saudara Kandungnya Yonen Helembo serta Yonince Helembo. 

Semasa hidup, Almarhum Prada Usman Helembo dikenal rekan-rekannya sebagai prajurit yang berdedikasi dan loyal terhadap atasan maupun seniornya. Almarhum tercatat sebagai lulusan pendidikan  Dikcata TNI AD Tahun 2017 di Rindam XVII/Cenderawasih. (Ham)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment