Puluhan Amunisi Dibarter Ganja di Perbatasan Negara, Dua Orang Ditangkap

By Admin 29 Jul 2019, 15:16:58 WIB HUKUM
Puluhan Amunisi Dibarter Ganja di Perbatasan Negara, Dua Orang Ditangkap

Keterangan Gambar : Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas (kedua dari kiri) menunjukan amunisi aktif yang hendak dibarter dengan ganja di wilayah Perbatasan Negara, Senin 29 Juli 2019. (Foto: Mas)


Potret.Co, Jayapura – Aksi penyelundupan ganja di wilayah Perbatasan Negara Indonesia - Papua Nugini makin memprihatinkan. Selain membarter sepeda motor curian dengan ganja, amunisi aktif juga dijadikan alat tukar di wilayah tersebut. 

Ini dibuktikan dengan tertangkapnya bandar dan kurir ganja berinisial GW alias T (31) dan AMA alias A (24) di sebuah kamar kost di kawasan Tanjung Ria, Dok IX, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Sabtu (27/7) sore sekitar pukul 15.00 WIT. 

Dari tangan keduanya, aparat menemukan 1,5 kilogram ganja siap edar , 89 butir peluru aktif yang terdiri dari 59 butir peluru tajam dan 30 butir peluru hampa, serta sebuah magazen M16.   

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas dalam keterangan persnya didampingi Kasat Reskrim AKP Sugeng Ade Wijaya, Kasat Reserse Narkoba AKP M.B Hanafiah serta Kasubag Humas Polresta Iptu Jahja Rumra mengungkapkan, barang bukti ganja dan amunisi ditemukan dalam penggeledahan di rumah pelaku AMA. 

“Magazen dan amunisi ini disembunyikan dalam lemari milik orang tua AMA, sehingga kami jadikan kedua orang tua AMA berinisial AYE (46) dan MYS (43) sebagai saksi dalam kasus ini,” terang Gustav di Ruang Rapat Bag Ops Polresta, Senin (29/7). 

Terungkapnya kasus ini, Gustav memaparkan, berawal dari informasi masyarakat yang resah dengan kehadiran warga PNG di rumah kost yang dihuni keluarga AYE dan MYS di kawasan Tanjung Ria, Dok IX, Distrik Jayapura Utara. 

Berbekal informasi itu, aparat gabungan melakukan penelusuran di lapangan, pada Sabtu (29/7) lalu. Dari penelusuran, lanjutnya, tim gabungan melanjutkan penggerebekan dan berhasil meringkus pelaku AMA di warung miliknya. 

Sementara pelaku WO, warga Papua Nugini ditangkap di dalam mobil rental di depan SPBU Entrop, pukul 18.30 WIT.  

“Keduanya ditangkap di tempat terpisah. WO ditangkap berdasarkan informasi dari AMA yang diamankan 2 jam di warung sebelah tempat tinggalnya,” beber Gustav. 

Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, lanjut Gustav, ganja tersebut selundupkan melalui jalur laut dan jalur darat. “Ganja ini ada yang dibawa dari PNG melalui jalan Waris dan Senggi, Kabupaten Keerom,” katanya. 

Kasat Reserse Narkoba Polres Jayapura Kota AKP M.B Hanafiah menyebutkan GW dan AMA telah menjadi target timnya dalam peredaran ganja di wilayah Distrik Jayapura Utara. 

“Jadi GW ini sebenarnya bandar ganja, sedangkan AMA merupakan kurir yang juga turut mengedarkan,” terang Hanafi.

Hanafi menambahkan, keduanya saat ini masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mengungkap jaringan pengedar ganja lainnya. “Sudah kami tahan di rutan (rumah tahanan) Mapolresta,” tegasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Jayapura Kota AKP Sugeng Ade Wijaya menegaskan, pihaknya masih melakukan  penyelidikan terkait asal usul amunisi aktif yang hendak dibarter dengan ganja oleh pelaku di wilayah Perbatasan RI-PNG.

 “Kami masih telusuri dari mana amunisi ini,” kata Sugeng. (mas)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment