PT Freeport Siapkan Tiga Barak bagi Pasien Covid-19

By Admin 05 Mei 2020, 21:15:35 WIB DAERAH
PT Freeport Siapkan Tiga Barak bagi Pasien Covid-19

Keterangan Gambar : Kepala PT. FI perwakilan Jayapura, Anderson Worobay, saat menghadiri rapat koordinasi bersama Forkompimda di Gedung Negara Dok V Jayapura, Selasa (5/5/2020).


Jayapura, Potret.co – Manajemen PT Freeport Indonesia menyediakan tiga barak dengan kapasitas 800 tempat tidur untuk pasien virus corona atau covid-19.

 

Hal itu disampaikan Kepala PT Freeport Indonesia Perwakilan Jayapura, Anderson Worobay dilansir dari Pasificpos.com, Selasa (5/5/2020).

 

Ia melanjutkan, rumah isolasi yang disiapkan adalah barak di Tembagapura dengan kapasitas 600 tempat tidur. Kemudian dua barak di mile 38, di dataran rendah berkapasitas 200 tempat tidur.

 

"PT Freeport juga akan meningkatkan status klinik di Kuala Kencana jadi tempat rawat inap untuk antisipasi, termasuk mendatangkan tambahan tenaga medis," ucap Anderson.

 

“Kami juga sudah mendatangkan alat tes PCR yang akan difungsikan dalam waktu dekat. Dengan demikian, pasien di Timika bisa langsung tertangani, kami akan meningkatkan pelaksanaan rapid test secara masif di lingkungan Freeport,” lanjutnya.

 

Ia menjelaskan, manajemen PT Freeport sejak 25 Maret lalu, telah menghentikan perjalanan dari dan ke dataran tinggi dan menghentikan penerbangan Airfast untuk membawa penumpang dari luar Papua ke Timika

 

 

Sementara, akses masuk di Kuala Kencana pun diperketat. Dimana, akses masuknya diperketat dengan hanya memperbolehkan karyawan dan pengunjung yang memiliki kartu identitas.

 

Selain itu, jumlah karyawan yang bekerja di Kuala Kencana dikurangi dan bekerja secara selang-seling, yaitu dengan penerapan bekerja dari rumah

 

Dikatakannya, jumlah karyawan yang terpapar positif di Tembagapura dalam tiga hari terakhir memang tinggi, data saat ini sebanyak 52 orang, termasuk didalamnya satu meninggal di bulan lalu, kemudian ada lima orang sembuh, jadi masih ada 46 yang dirawat.

 

Dari 46 orang tersebut, katanya, ada delapan pasien yang saat ini dirawat di RS Tembagapura, kemudian ada 38 pasien yang masih pemulihan di barak isolasi yang difungsikan sebagai bagian dari rumah sakit kami (Freeport) di Tembagapura.

 

“Jumlah kasus positif yang signifikan itu diperoleh karena PT. Freeport bertindak secara cepat dengan melakukan rapid test kepada kelompok karyawan yang mendiami salah satu barak yang sebelumnya terdapat satu orang positif, sehingga kami melakukan rapid test terhadap 400 orang dan didalamnya terdapat 90 orang yang reaktif,” ucapnya. (Redaksi)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video