Polda Papua Tegaskan Jamin Keamanan dan Hak Tersangka Rusuh Jayapura

By Admin 14 Nov 2019, 11:07:57 WIB HUKUM
Polda Papua Tegaskan Jamin Keamanan dan Hak Tersangka Rusuh Jayapura

Keterangan Gambar : Waka Polda Papua, Irjen Polisi Yakobus Marzuki memberikan keterangan pers saat menghadiri HUT Brimob di Mako Brimob Polda Papua, Kamis (14/11/2019).


Potret.Co, Jayapura – Kepolisian Dearah Papua menjamin keamanan dan hak tujuh orang  tersangka rusuh Kota Jayapura. Meskipun tersangka diproses hukum di Polda Kalimantan Timur.

Demikian ditegaskan Waka Polda Papua, Irjen Polisi Yakobus Marzuki kepada awak media saat menghadiri HUT Brimob di Mako Brimob Polda Papua, Kamis (14/11/2019).

Pemberian jaminan itu, untuk menepis sangkaan berbagai pihak yang menyatakan Polda Papua telah melanggar HAM atas pemindahan proses hukum tujuh tersangka ke Kalimantan Timur, termasuk pada saat penangkapan.

“Penangkapan – penangkapan terhadap para tersangka yang merupakan aktor intelektual pada demo rusuh akhir Agustus lalu, sudah berdasar pada prosedur hukum. Tidak membabi buta dan meresahkan masyarakat. Dan saya berharap ini bisa diterima oleh semua warga Papua,”tegas Brigjen Pol. Yakobus Marzuki, Kamis siang.

Soal pemindahan proses hukum para tersangka, mantan Direktur Intel Polda Papua ini menyebut jika alasan keamanan menjadi dasar pemindahan ketujuh tersangka ke Kalimantan Timur.

Terkait proses ini, ia mengibaratkan mengambil ikan tapi airnya tidak keruh. Kemudian proses persidangan untuk pelaku – pelaku intelektual ini. Pihaknya minta dilakukan di luar Papua. 

“Ini yang dimaksud air tidak keruh itu. Karena jika nanti sidang di Papua, dan kemudian ada pengerahan masa, juga akan banyak  kehancuran dan ini yang tidak kita kehendaki,” ucapnya.

Kaitannya tudingan pelanggaran HAM atas proses hukum tersebut, Wakapolda menegaskan jika pemindahan para tersangka sudah dengan berbagai pertimbangan, yang intinya menghindari dampak tidak baik pasca kerusuhan di Kota Jayapura. Pihaknya menjamin tidak ada pelanggaran HAM atas proses hukum tersebut.

“Dengan dipindahkan,  bukan berarti ada pelanggaran HAM disana, itu tidak ada, kita jamin semua tidak ada pelangaran HAM kaitannya dengan proses hukum. Yang tidak puas dengan isu – isu itu, saya persilahkan menggunakan jalur hukum, banyak jalur hukum selain Pra Peradilan, silahkan,” tutupnya (Ash/min)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment