Pihak Ini Protes Gelar dan Tanah 90 Hektar, TNI Siap Kembalikan
Damnrem: kalau adat minta kembali itu, maka kami siap

By Admin 10 Apr 2019, 21:41:52 WIB POLITIK
Pihak Ini Protes Gelar dan Tanah 90 Hektar, TNI Siap Kembalikan

Keterangan Gambar : Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kolonel Inf J. Binsar P. Sianipar saat menunjukkan dokumen pelepasan adat tanah seluas 90 hektar. (Foto: Istimewa)


Potret.Co Jayapura- Komandan Korem (Danrem) 172/PWY Kolonel Inf J. Binsar P. Sianipar mengaku sama sekali tak keberatan bila pengukuhan panglima Kodam XVII/Cenderawasih sebagai kepala suku besar dan tanah seluas 90 hektar dikembalikan. Jika yang meminta halaman itu adalah benar-benar pihak adat bukan pihak lain.

Sebelumnya, Kepala suku besar Alex Doga mengukuhkan gelar adat yakni kepalas uku kepada Mayor Jenderal George Elnadus Supit. Selain memberikan gelar adat. Alex Doga juga menyerahan tanah seluas 90 hektar. 

“Kalau hari inipun seandainya, Kepala Suku Alex Doga yang telah memberikan gelar dan tanah seluas 90 hektar kepada TNI dalam hal ini Kodam XVII/Cenderawasih ternyata dicabut, silahkan saja dan itu tidak ada masalah,” tegasnya kepada sejumlah wartawan, saat mengklarifikasi surat forum kerja oikumenis gereja-gereja di Tanah Papua terkait pengukuhan panglima Kodam XVII/Cenderawasih sebagai kepala suku besar adat dicabut dan penyerahan tanah 90 hektar dibatalkan di Makorem, Rabu (10/4/2019) malam.

Danrem menegaskan, kami mengklarifikasi gelar adat sebab kami tidak ada kepentingan apa-apa di dalamnya apalagi itu tidak kami minta termasuk tanah seluas 90 hektar juga tidak berusaha untuk memilikinya.

“Kami diminta untuk mengelola tanah tersebut dan itu diberikan bersamaan dengan  waktu pemberikan adat kepada Mayor Jenderal George Elnadus Supit oleh Kepala suku besar Alex Doga yang terletak di Kampung Wuluwage –Omarikmo, Kabupaten Jayawijaya,” tegasnya.

Disamping itu, Danrem menjelaskan, pada saat pengukuhan yang dilakukan semua tetua adat di 29 Kabupaten/Kota hadir pada pengukuhan gelar sekaligus penyerahan tanah seluas 90 hektar dan mereka memberikan restu bahkan tokoh agama juga dan intinya, kalau adat minta kembali itu maka kami siap serahkan kembali,”jelasnya.(vito)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment