Perjuangan Banget! Berhari-Hari Mereka Menembus Hutan Demi Imunisasi

By Admin 28 Nov 2018, 05:04:11 WIB KISAH SEMANGAT
Perjuangan Banget! Berhari-Hari Mereka Menembus Hutan Demi Imunisasi

Keterangan Gambar : Provinsi Papua Barat memiliki banyak wilayah yang dikelilingi oleh hutan belantara dan lautan luas. Staf Pengelola Imunisasi Papua Barat, Tandana Deak, menceritakan perjalanan ke daerah pedalaman yang ditempuh dengan berjalan kaki.


Potret.co-Provinsi Papua Barat memiliki banyak wilayah yang dikelilingi oleh hutan belantara dan lautan luas. Staf Pengelola Imunisasi Papua Barat, Tandana Deak, menceritakan perjalanan ke daerah pedalaman yang ditempuh dengan berjalan kaki.

Akses kendaraan darat seperti mobil atau motor belum mampu menjangkau beberapa daerah yang masih terpencil.

“Jauh sekali bisa sampai 3 hari baru sampai. Pulang pergi perjalanan kira-kira seminggu. Perginya rombongan kelompok kecil, minimal 3 orang,” ujarnya.

Perjalanan yang panjang membuat tim kesehatan harus menyiapkan bekal ekstra dan juga mempersiapkan tubuh yang fit agar terhindar dari penyakit. Memikul kurang lebih 100 kilogram perbekalan, mulai dari obat-obatan, vaksin, serta bahan pokok lainnya.

“Berangkat sama penduduk asli sana, misal di daerah Pegunungan Arfak, kita bawa orang yang tau jalan. Kami lewat hutan besar, sungai penuh buaya belum lagi bawaan kami bisa sampai 100 kilogram. Bawa beras, kue pia yang bisa tahan sampai lima hari, kompor, peralatan masak juga,” kenangnya.

Untuk berjaga-jaga ketika kehabisan air minum saat di perjalanan, tim kesehatan juga membawa tebu yang memiliki kandungan air cukup untuk menghindari dehidrasi.

“Kita jalan bawa tongkat dari tebu, jadi kalo kita pe haus tinggal potong terus dihisap,” tambahnya.

Deak, sapaannya, menuturkan bahwa daerah terpencil memang menjadi salah satu hambatan, namun tidak menjadi alasan bagi mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh masyarakat di Provinsi Papua Barat.

“Menurut kami tidak ada alasan untuk daerah lain tidak mencapai. Kita saja punya puskesmas yang jaraknya jauh-jauh masih bisa. Tantangan itu pasti ada, hanya saja cara kita memang harus diubah untuk menyesuaikan keadaannya,” tutupnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment