Per 28 November, Investor Baru di BEI 237.747 SID

By Admin 01 Des 2019, 16:37:27 WIB NASIONAL
Per 28 November, Investor Baru di BEI 237.747 SID

Keterangan Gambar : Kantor BEI Jakarta. (Istimewa)


Jayapura, Potret.co -  Bursa Efek Indonesia (BE) mencatat jumlah investor baru per 28 November 2019 sebanyak 237.747 single investor identification/nomor tunggal identitas pemodal (SID). 

Direktur Pengembangan BEI, Hasan Fawzi mengatakan, pertumbuhan SID saham tahun 2019 melampaui rekor pencapaian jumlah investor baru tahun 2018 sebanyak 223.749 SID.

Pertumbuhan SID, kata Hasan, selain merupakan hasil dari program literasi, edukasi dan inklusi yang dilakukan selama ini, juga disumbang oleh kegiatan kompetisi 10 Days Challenge yang secara signifikan meningkatkan inklusi keuangan.

“Jika rata – rata pertumbuhan SID saham dipertahankan di atas angka 1.000 SID per hari, maka sampai akhir tahun ini, jumlah investor baru untuk pertama kalinya melampaui angka 250.000 SID,” ujar Hasan melalui siaran pers, Minggu (1/12/2019).

Secara total hingga 28 November 2019, jumlah investor saham di BEI telah mencapai 1.089.987 SID atau meningkat 27,8 persen dibandingkan jumlah investor tahun 2018 sebesar 852.240 SID.

Hasan melanjutkan, pesatnya pertumbuhan jumlah investor saham terjadi setelah BEI meluncurkan kampanye Yuk Nabung Saham sejak tahun 2015, yang bertujuan mengajak masyarakat sebagai calon investor untuk berinvestasi di pasar modal dengan membeli saham secara rutin dan berkala.

Pihaknya menyampaikan apresiasi sebesar – besarnya kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam capaian ini, yaitu Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Kliring Penjaminan Efek Indonesia (KPEI), Kustodium Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan The Indonesia Capital Market Institute (TICMI).

“Seluruh prestasi ini juga tercapai atas dukungan dari anggota bursa, manajer investasi, perguruan tinggi mitra galeri investasi, para dosen dan kelompok studi Pasar Modal, pengelola Galeri Investasi (GI), komunitas investor, motivator investasi pasar modal, media massa serta perusahaan tercatat telah mendorong karyawannya menjadi investor saham dan mengenal pasar modal lewat pelaksanaan Sekolah Pasar Modal (SPM),” ucap Hasan. (Syahriah)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment