Pemukiman Warga di Pesisir Pantai Waropen Terdampak Abrasi

By Syahriah 03 Nov 2020, 19:08:31 WIB DAERAH
Pemukiman Warga di Pesisir Pantai Waropen Terdampak Abrasi

Keterangan Gambar : Pjs Bupati Waropen Muhammad Musaad bersama para Pimpinan OPD dan Asisten di Kampung Nubuai yang terdampak abrasi Pantai, Selasa (3/11/20).


Waropen, Potret.co – Memasuki musim gelombang, beberapa permukiman yang berada di pesisir pantai Waropen menjadi terjangan gelombang laut, hal ini menjadi kekhawatiran warga yang bermukim di pesisir pantai khususnya para nelayan yang harus melindungi perahu mereka dari terjangan gelombang.

 

Dengan kondisi tersebut, Pjs Bupati Waropen Muhammad Musa'ad saat mengetahui adanya kejadian tersebut yang mengakibatkan abrasi ke pemukiman warga, langsung meninjau lokasi di sejumlah titik di Distrik Urei Faisei, Selasa (3/11/2020).

Titik abrasi yang dikunjungi adalah Kampung Nubuai dan Kampung Apoinabo yang dihuni sekitar 500 Kepala Keluarga (KK).

Tampak terlihat di kedua kampung tersebut, warga sekitar menancapkan kayu maupun menyusun batu, namun hal itu belum bisa menahan derasnya gelombang, dan beberapa bangunan maupun rumah warga terlihat sudah terpisah dengan daratan.

Usai meninjau warga yang terdampak, Pjs Bupati dan rombongan melakukan pertemuan di salah satu rumah warga yang dihadiri oleh Kepala Kampung, tokoh masyarakat, dan Badan Musyawarah Kampung (Bamuskam).

 

Pjs Bupati Waropen Muhammad Musa'ad kepada warga menyampaikan bahwa hal ini akan segera ditindaklanjuti, dan akan melakukan rapat dengan Pimpinan OPD terkait.

 

Selain itu Pjs Bupati Waropen yang juga sebagai Asisten II Provinsi Papua ini akan melakukan koordinasi langsung kepada Pemerintah Provinsi agar dalam program penanggulangan abrasi di Kabupaten Waropen dapat bekerja sama dengan provinsi, sehingga semua warga di pesisir dapat terlindungi.

 

“Kta akan tindak lanjuti, kalau kita mengandalkan APBD Kabupaten tidak akan mampu, kebetulan saya juga di Provinsi, dan kita akan mengajak tim dari provinsi untuk datang langsung melihat kondisi ini untuk memastikan, bagian mana yang bisa dibantu oleh Provinsi dan bagian mana yang dikerjakan oleh Kabupaten," jelas Musa'ad.

 

Dia pun mengimbau warga untuk saat ini agar lebih waspada karena bencana seperti ini baik ombak dan angin tidak dapat diprediksi kapan terjadinya.

Sumber : Pasificpos.com


 

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video