Pedagang Ikan Jarah 1 Kilo Perhiasan Emas di Lokasi Kebakaran, Ini Kronologinya

By Admin 31 Jul 2019, 19:59:58 WIB HUKUM
Pedagang Ikan Jarah 1 Kilo Perhiasan Emas di Lokasi Kebakaran, Ini Kronologinya

Keterangan Gambar : Oknum Pedagang Ikan diamankan atas tuduhan pencurian perhiasan emas senilai setengah miliar rupiah di toko emas yang terbakar pada Senin malam (Humas Polresta)


Potret.Co, Jayapura – Seorang pedagang ikan berinisial HM ditangkap aparat Polres Jayapura Kota, atas pencurian satu kilogram perhiasan emas di lokasi kebakaran kawasan pertokoan Jalan Setiapura II, Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Senin (29/7) malam.

Pria 45 tahun ini diciduk aparat kepolisian di rumahnya kawasan Paldam, Kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Selasa (30/7) malam. Dari tangan HM, aparat mengamankan 1.000 gram perhiasan senilai setengah miliar rupiah milik Ismail.  

Kapolres Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas saat dikonfirmasi melalui Kasubag Humas Polresta Iptu Jahja Rumra, Rabu (31/7) mengatakan, penangkapan terhadap HK merupakan hasil penyelidikan di lokasi kebakaran, pasca kebakaran yang menghanguskan 12 petak ruko di Jalan Setiapura II. 

Dalam penyelidikan itu, lanjutnya, penyidik berhasil mengantongi ciri-ciri HK berdasarkan rekaman kamera pengawas (CCTV) yang terpasang di sekitar lokasi kejadian.

 “Aksi HK terekam CCTV, sehingga langsung anggota telusuri dan berhasil dikenali oleh warga sekitar,” kata Jahja. 
 
Berdasarkan hasil pemeriksaan, sambung mantan Kanit Reskrim Polsek Jayapura Utara ini bahwa HK terang-terangan memanfaatkan situasi di lokasi kebakaran.

 “HK memanfaatkan kepanikan korban dengan menyuruh segera keluar dari toko emas miliknya. Nah pada saat itulah, HK masuk mengambil bungkusan kain sarung berisi perhiasan emas senilai Rp 650 juta,” bebernya. 
 
Jahja menegaskan, pihaknya telah menahan HK untuk menjalani proses hukum selanjutnya. Atas perbuatannya, HK terancam hukuman pidana 5 tahun penjara sebagaimana tercantum dalam Pasal 363 KUHP. (mas)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment