Pangan Lokal Papua Harus Jadi Komoditas Unggulan

By Admin 09 Apr 2019, 05:03:05 WIB EKONOMI
Pangan Lokal Papua Harus Jadi Komoditas Unggulan

Keterangan Gambar : Anggota Komisi I DPR Papua Yonas Nusi memperlihatkan makanan ciri khas Serui yang telah di ubah menjadi Pancake hasil produksi dari salah satu Kelompok Kerja di Yapen Waropen (Foto: Theresia Paganggi)


Potret.co, Jayapura- Pemerintah Provinsi Papua harus melirik hasil-hasil kekayaan alam dari sektor pertanian untuk diubah menjadi produk unggulan suatu daerah.

Hasil alam seperti rumput laut, singkong, keladi dan durian diharapkan dapat menjadi produk lokal bermutu. Selain menambah pendapatan bagi masyarakat, juga menghasilkan pendapatan bagi pemerintah daerah untuk kepentingan pembangunan.

Hal ini disampaikan Anggota Komisi 1 DPR Papua, Yonas Nusi di ruangannya, Senin (8/4) kemarin. Pasca melakukan kunjungan kerjanya di Kepulauan Yapen beberapa waktu lalu.

“Kita segera perlihatkan kepada public bahwa Papua bangkit, mandiri dan sejahtera melalui produk lokalnya seperti rumput laut bisa dijadikan stick, durian bisa dijadikan pancake dan semua itu bisa dijadikan oleh-oleh suatu daerah bahkan bisa masuk dalam daftar menu PON XX,” ucapnya.

Selain produk makanan kata Yonas, ada juga minyak kayu putih untuk menangkal nyamuk dan produksi kopi saset. Dimana produk-produk lokal tersebut akan dipromosikan dalam launching produk makanan Papua melalui Cenderawasih Desk Ekonomi Papua.

Sebagian produk-produk lokal tersebut kata Yonas, dengan memberikan harga yang terjangkau, produk-produk ini sudah di pasarkan oleh masyarakat ke luar daerah hingga keluar negeri, dengan memanfaatkan kemajuan teknologi dalam pemasarannya. 

“Masyarakat kita sesungguhnya sangat kreatif, mereka mampu memproduksi sesuatu yang menjangkau pasaran. Tinggal bagaimana kita terus mendorong mereka, DPRP mempunyai tanggung jawab membuatkan regulasi daerah agar kreatifitas masyarakat bisa masuk ke pasar lokal seperti ke mall-mall yang ada di Papua,” katanya.

Dirinya mengajak masyarakat mulai dari sekarang menggunakan produk lokal. Sebab, sebuah daerah ataupun negara yang membuatnya bisa bangkit dari keterpurukan adalah dengan mengakui produk sendiri. 

“Hingga saat ini kita masih banyak menggunakan produk luar  tapi dengan adanya produk lokal dari hasil tangan rakyat Papua, kini kita sudah mulai satu langkah lebih maju kedepan dengan kita membeli hasil buah tangan kita sendiri.” Imbuhnya (Tere)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment