Paket Sabu Bernilai Puluhan Juta Rupiah Nyaris Lolos ke Wamena

By Admin 13 Mei 2019, 07:30:15 WIB HUKUM
Paket Sabu Bernilai Puluhan Juta Rupiah Nyaris Lolos ke Wamena

Keterangan Gambar : AH, pemilik 12 paket sabu bernilai puluhan juta rupiah. (Foto: Humas Polda Papua)


Potret.Co, Jayapura – Paket cargo berisi 12 bungkus narkotika golongan satu jenis sabu-sabu bernilai puluhan juta rupiah nyaris lolos masuk ke Wamena, Ibu Kota Jayawijaya, pada Sabtu (11/5) lalu.  

Beruntung pelaku berhasil diringkus Tim Opsnal Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua sebelum meninggalkan Gudang Cargo Trigana Wamena dengan menenteng paket sabu tersebut.  

Juru Bicara Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal dalam siaran pers yang diterima Potret.Co, Senin (13/5) menyebutkan, pelaku diketahui berinisial AH (31). 

“Pelaku ditangkap di area Gudang Cargo Trigana Wamena usai mengambil paket berisi sabu,” terangnya.

Berdasarkan penyelidikan awal, paket berisi sabu tersebut dikirim dari Bandara Sentani, Kabupaten Jayapura melalui jasa pengiriman barang Trigana. Paket berisi sabu ini dialamatkan kepada PR, warga Jalan Hom-Hom, belakang Dina Tehknik, Kabupaten Jayawijaya. 

“Barang ini dari Jayapura,  namun belum diketahui siapa pengirimnya. Untuk sementara masih dalam penyelidikan lebih lanjut,” kata Mantan Wakapolresta Depok ini.
Kamal menambahkan, pelaku saat ini telah diamankan di Markas Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua untuk pemeriksaan lebih lanjut. “AH terancam hukuman 12 tahun penjara dan denda paling banyak Rp 8 miliar,” sambungnya.

Dilansir dari WebMD, salah satu efek psikologis yang dirasakan oleh pengguna sabu-sabu adalah menjadi paranoid. Pengguna akan berhalusinasi mendengar dan melihat hal-hal yang sebenarnya tidak ada. 

Pengguna juga mungkin berpikir tentang melukai dirinya sendiri atau orang lain, bahkan akan merasa cemas dan bingung, tidak bisa tidur, memiliki perubahan suasana hati, dan menjadi kasar.

Sabu digadang-gadang bernilai lebih tinggi dari emas. Harga sabu di Jayapura menembus kisaran Rp 2,5 juta hingga mencapai Rp 3,5 juta pergramnya. (mas)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment