PAK HAM Papua kecam Penembakkan onggota TNI di Nduga

By Admin 28 Jan 2019, 23:05:01 WIB DAERAH
PAK HAM Papua kecam Penembakkan onggota TNI di Nduga

Keterangan Gambar : ilustrasi


Jayapura, Potret.co – Direktur Perhimpunan Advokasi Kebijakan dan Hak Asasi Manusia (PAK-HAM) Papua  Matius Murib mengecam penembakkan terhadap seorang anggota TNI Praka Nazaruddin anggota Yonif 751 Raider, di Mapenduma, Kabupaten Nduga.

Praka Nazaruddin ditembak kelompok Kriminal Bersejata, saat melaksanakan tugas mengamankan bandara di Mapenduma, Kabupaten Nduga, Senin. Peristiwa penembakkan ini dibenarkan oleh Komandan Korem (Danrem) 172/PYW Kol Inf Binsar Sianifar di Jayapura, sebagaimana dilansir antara.

“Kami mengutuk keras, pelaku kekerasan masih bereaksi di Mapenduma kabupaten Nduga, Senen 28 Januari 2019 seorang prajurit TNI dikabarkan tewas ditembak. Tindakan brutal dan angkat senjata mencapai tujuan apapun, kami yakin tidak akan mencapai tujuannya, justru akan melahirkan kekerasan berikutnya.” Tegas Matius Murib dalam keterangan persnya, Senin 28 Januari 2019 sore.

Ia mengatakan telah lahir kesepakatan damai pada 24 Desember 2018 di distrik Mbua momentum ibadah natal, ketika itu oleh para tokoh gereja dan Pemerintah dinodai kembali.

“Kami tegaskan penegakan hukum yang dihormati dan didukung agar pelaku kekerasan itu dapat mempertanggungjawabkan perbuatannya secara hukum yang berlaku di NKRI saat ini.  Harap Gubernur Provinsi Papua segera mengirim tim kemanusiaan di kabupaten Nguda dan Pemerintah pusat di Jakarta harus mengevaluasi kebijakannya untuk Papua.” Tegasnya.

Ia juga meminta Komnas HAM RI di Jakarta harus merespon kasus Nduga dengan mengirim tim penyelidikan terhadap rentetan kejadian pelanggaran HAM berat di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua selama ini.  “Hentikan kekejaman dan hormati hak hidup setiap orang, mari kita jaga Papua rumah damai.” Ujarnya. (ham)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment