PAK HAM Papua Desak Aparat Tindak Tegas Pelaku Kekerasan di Timika

By Admin 08 Apr 2020, 20:25:53 WIB HUKUM
PAK HAM Papua Desak Aparat  Tindak Tegas Pelaku Kekerasan di Timika

Keterangan Gambar : Pak Ham Papua saat memberikan keterangan pers Rabu 8 april 2020


Potret.co, Jayapura - Perhimpunan Advokasi Kebijakan dan Hak Asasi Manusia (PAK HAM) Papua mendesak Pihak Kepolisian untuk segera menangkap pelaku penembakan di kawasan PT.FI pada 30 Maret lalu.


"Sampai saat ini kita belum dengar para pelaku kekerasan ini ditangkap. kalau ini dibiarkan kita bisa terancam. Kami dari PAK HAM Papua berharap pelakunya ditangkap dan diproses hukum siapapun itu pelakunya," kata Matius Murib, Direktur PAK HAM Papua, di kantor PAK HAM Papua, Rabu (8/4/2020).

Menurut dia, semua orang punya tanggungjawab moral untuk melakukan fungsi kontrol. Karena pada prinsip PAK HAM itu sesuai dengan mottonya hentikan kekerasan. Karena apapun ceritanya, mau pakai kekerasan senjata tidak mungkin mencapai tujuanya siapapun orangnya, mau aparat TNI- Polri ataupun sipil bersenjata kekerasan itu secara prinsip tidak diberikan ruang oleh pejuang Hak Asasi Manusia di seluruh dunia.

"Siapapun yang melakukan kekerasan untuk mencapai tujuanya, itu tidak akan tercapai tujuan itu. Kekerasan itu tidak dibenarkan dan tidak ada ruang untuk kekerasan di dunia ini," ucapnya.

PAK HAM sangat kritis untuk semua orang atau kelompok yang berpikir mencapai tujuanya dengan cara - cara kekerasan, membunuh, menembak ini harus segera di hentikan. Karena dengan cara kekerasan, bunuh membunuh itu tidak akan memcapai mimpi atau tujuanya. justru dengan adanya kekerasan akan melahirkan kekerasan yang baru dan tujuanya tidak akan perna tercapai. 

"Priansip ini akan kami terus suarakan siapapun yang melakukan tindakan kekerasan itu akan terus di tolak tidak bisa diberi ruang seluruh dunia, indonesia apa lagi di papua," ujarnya.

Ini komitmen kita bersama, tugas kita bersama dan kita mendorong pemerintah karena pemerintah ini yang punya kuasa, punya kewenangan terutama aparat. tidak boleh kelompok sipil bersenjata dan melakukan penembakkan. Jika ini dibiarkan kita semua terancam.

"Saya kira ini yang harus kita tolak dan sampai kapanpun PAK HAM akan terus bersuara untuk menolak kekerasan. kekerasan tidak boleh diberi ruang dengan alasan apapun. Apa lagi pakaisenjata tembak orang mati," katanya. (Surya)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video