OJK Mengimbau Masyarakat Menjaga Data Pribadi

By Admin 23 Nov 2019, 12:31:44 WIB HUKUM
OJK  Mengimbau Masyarakat Menjaga Data Pribadi

Keterangan Gambar : Adolf F.T Simanjuntak saat merilis perkembangan Fintech (Finansial Technologi/Pinjaman Online) per 30 September 2019. (Syahriah)


Jayapura, Potret.co – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengimbau kepada masyarakat agar menjaga data pribadi di tengah kemudahan teknologi finansial/Finance Technologi (Fintech) agar tidak disalahgunakan oknum tidak bertanggung jawab.

“Masyarakat diminta untuk tidak tergoda iming-iming hadiah atau imbalan uang dengan memberikan identitas diri berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM) dan Passport serta foto diri kepada orang lain,” kata Adolf Fiktor Tunggul Simanjuntak, Kepala OJK Papua dan Papua Barat, saat merilis perkembangan Fintech di Tanah Papua, Jumat (22/11/2019).

Adolf mengungkapkan, data pribadi tersebut dapat disalahgunakan untuk membuat akun palsu dan bertransaksi keuangan tanpa sepengetahuan yang bersangkutan.

Walau di Papua dan Papua Barat belum ditemukan kasus serupa, tetapi OJK meminta masyarakat untuk selalu waspada. “Kejadiannya di Kalimantan Barat, sekitar 100 orang datang melapor ke kantor OJK, karena mereka dibayar Rp100.000 – Rp500.000 lalu diminta foto identitas diri,” imbuhnya. 

Adolf mengatakan, identitas diri  yang diberikan kepada oknum tersebut akan digunakan untuk meminjam di  Fintech. "Jadi oknum tersebut mengeluarkan  ratusan ribu rupiah, tetapi meminjam di Fintech sampai jutaan rupiah," kata Adolf. (Syahriah)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment