MRP Himbau Masyarakat Jaga Kambtibmas Pasca Ditetapkannya Jafar Umar Thalib Sebagai Tersangka

By Admin 02 Mar 2019, 05:23:51 WIB DAERAH
MRP Himbau Masyarakat Jaga Kambtibmas Pasca Ditetapkannya Jafar Umar Thalib Sebagai Tersangka

Keterangan Gambar : MRP Himbau Masyarakat Jaga Kambtibmas Pasca Ditetapkannya Jafar Umar Thalib Sebagai Tersangka


Potret.co, Jayapura – Majelis Rakyat Papua (MRP) menghimbau kepada seluruh masyarakat Papua khususnya di Kota Jayapura, serta seluruh masyarakat Indonesia dimanapun untuk tidak terprovokasi isu suku-agama-dan ras (SARA) yang beredar di media sosial, atas tindakan pengrusakan rumah warga oleh Jafar Umar Thalib dan pengikutnya di kawasan Koya Barat, Distrik Muara Tami, pada Rabu (27/2) lalu. 

Masyarakat pun diminta agar menahan diri serta mempercayakan kasus ini ditangani oleh Polda Papua secara profesional. Hal ini dimaksud agar isu yang sempat beredar itu tidak menjadi bias dan menyebar secara liar, yang tentunya memperkeruh suasana Kamtibmas di wilayah Indonesia.

“Mari kita serahkan kasus ini kepada pihak penegak hukum, Majelis Rakyat Papua dan Pemerintah Daerah. Sehingga tidak menjadi isu liar,” ujar Sekertaris Panitia Musyawarah dan Anggota Kelompok  Kerja Agama, Majelis Rakyat Papua, Haji Tonny Wanggai saat diwawancarai awak media di Mapolda Papua, Jumat 1 Maret 2019.

Meskipun demikian, Tonny Wanggai yang juga selaku Ketua Nahlatul Ulama (NU) Papua ini berharap agar ke depan, Jafar Umar Thalib serta pengikutnya meninggalkan tanah Papua. Sebab, paham ajaran Jafar yang diangap keras dan intoleran, sangat mengganggu kerukunan umat beragama di wilayah ini.

“Kami Majelis Ulama Indonesia di Papua sejak Tahun 2015 lalu sudah melihat kehadirian Jafar Umat Thalib dengan ajaran dakwah mereka bernuansa radikal dan intoleran. Kita tidak mengijinkan mereka berada di tanah Papua kecuali mereka mau merubah ideologinya yang radikal,” tegas Tonny.

 Ketua Pokja Agama MRP, Yoel Mulait mengatakan pihaknya akan tetap memantau penanganan kasus ini sampai tuntas hingga pada proses peradilan. Ia memastikan bahwa kasus tersebut tidak ada kaitannya dengan isu SARA. “Dalam pertemuan kami dengan Bapak Kapolda, dikatakan, pihak kepolisian akan serius menangani kasus ini,” kata Yoel yang didampingi sejumlah anggota Pokja Agama MRP. (PT)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment