Masyarakat Dan Mahasiswa Papua Barat Minta Polisi Tangkap Dalang Rusuh Bawaslu RI

By Admin 20 Jun 2019, 12:05:20 WIB POLITIK
Masyarakat Dan Mahasiswa Papua Barat Minta Polisi Tangkap Dalang Rusuh Bawaslu RI

Keterangan Gambar : Aksi Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Papua Barat Menolak Kerusuhan


MANOKWARI - Puluhan warga masyarakat dan Mahasiswa di Manokwari Papua Barat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat dan Mahasiswa Papua Barat Menolak Kerusuhan, menggelar aksi demo damai menuntut aktor intelektual kisruh Bawaslu RI di Jakarta 21-22 Mei lalu segera ditangkap. Kamis (20/6/2019).
 
Aksi yang digelar disekitar lampu merah Makalouw Kabupaten Manokwari pagi kemarin ini, juga dimaksudkan untuk memberikan dukungan sinergitas TNI/Polri pengungkapan kasus tersebut.
 
Koordinatori Aksi, Candra Furima mengatakan, aksi didepan Kantor Bawaslu RI yang menelan korban jiwa itu ditunggangi kepentingan elite politik, dan bukan lagi murni aspirasi rakyat.
 
"Ada knum-oknuk politikus yang tidak bertanggung jawab dibalik kerusuhan berujung maut itu. Ini artinya bahwa aksi unjuk rasa yang terjadi kemarin merupakan untuk kepentingan segelintir orang dan bukan untuk kepentingan rakyat, dan aparat Polri harus menangkap dalang aksi itu,"tegas Candra.
 
Menurutnya, aksi tersebut telah mencoreng kedaulatan NKRI dimata internasional, hingga pihaknya meminta aktor kerusuhan ditindak tegas dan dihukum sesuai Undang Undang yang berlaku.
 
"Aksi keji, karena hanya untuk kepentingan politik, mengorbankan nyawa rakyat, dan kedaulatan negara rela dipertaruhkan oleh mereka. Maka aktornya harus segera ditangkap,"tegasnya lagi.
 
Imanuel Dokai dalam kesempatan yang sama juga mengingatkan untuk tidak terjadi lagi kasus serupa. Rakyat tidak boleh terprovokasi ajakan yang menyesatkan.
 
"Saat ini sedang berlangsung sidang di MK, oleh karena itu, kami masyarakat Papua Barat meminta semua masyarakat tidak terpancing isu menyesatkan. Jangan terprovokasi, serahkan semua pada alur hukum yang berlaku, yakni di MK. Kami juga dukung penuh TNI/Polri atas pengungkapan kasus ini,"ucapnya.
 
"Siapapun yang menang sebagai Presiden dan Wakil Presiden nantinya, semua pihak harus legowo dan menerima putusan itu,"sambungnya.
 
Abdul Rasip, salah satu masa aksi juga menyebut hal yang sama. Pihaknya juga berharap tidak terjadi provokasi diwilayah, semisal di Manokwari Papua Barat.
 
"Kita adalah masyarakat yang ingin melihat Bangsa Indonesia ini bisa maju, bisa aman dan damai. Maka dari itu kami sangat mengecam aksi kerusuhan yang terjadi di Bawaslu RI, termasuk yang membakar Asrama Brimob. Jangan ada provokasi dan jangan terprovokasi,"pungkasnya. (mint)
 



Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment