Loket Pembayaran Mudah Dijangkau, Dirut PDAM Jayapura : Tidak Ada Alasan untuk Tidak Membayar

By Admin 17 Jan 2020, 20:56:39 WIB EKONOMI
Loket Pembayaran Mudah Dijangkau, Dirut PDAM Jayapura : Tidak Ada Alasan untuk Tidak Membayar

Keterangan Gambar : Kantor PDAM Jayapura.


Jayapura, Potret.co -  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Jayapura telah bekerjasama dengan sejumlah perbankan dan PT Pos Indonesia dalam penyediaan loket pembayaran rekening air pelanggan. Kerjasama tersebut untuk mempermudah pelanggan melakukan pembayaran rekening air secara rutin setiap bulan.

“Kita sudah kerjasama dengan sejumlah perbankan dan PT Pos Indonesia, jadi dimanapun dan kapanpun pelanggan bisa melakukan pembayaran rekening air. Pembayaran bisa dilakukan di kantor Bank Mandiri, melalui Anjungan Tunai Mandiri (ATM) dan juga mobile banking, serta loket – loket pembayaran di PT Pos Indonesia di seluruh Indonesia, jadi bagi pelanggan tidak ada alasan lagi untuk tidak membayar rekening air secara rutin setiap bulan,” kata Entis, Rabu (15/01/2020).

Dengan kemudahan yang diberikan oleh PDAM Jayapura, Entis berharap, tunggakan rekening air pelanggan yang mencapai Rp34,4 miliar sejak tahun 2016 hingga 2019 bisa tertagih.

Entis mengungkapkan, golongan rumah tangga mendominasi tunggakan rekening air atau mencapai Rp29 miliar, sisanya dari pelanggan golongan satu, tiga dan empat.

Pada tahun 2019, efektivitas penagihan belum memperoleh hasil maksimal lantaran hanya mencapai 53 persen dari rata – rata pendapatan rekening air pelanggan yang semestinya diterima oleh PDAM Jayapura sebesar Rp4,3 miliar per bulan, terbayar hanya Rp2,3 miliar dari jumlah 34.700 pelanggan.

Tahun 2020, pihaknya menargetkan efektivitas penagihan naik 17 persen atau menjadi 70 persen dari tahun 2019. Jika dibandingkan tahun 2018, pendapatan meningkat Rp800 juta hingga Rp1 miliar pada tiga bulan terakhir seiring diberlakukannya tarif baru.

Seperti diketahui, per 1 Oktober 2019, tarif baru rekening air untuk golongan II dari pemakaian 0-10 meter kubik naik dari Rp2.330 menjadi Rp4.050, demikian juga kantor pemerintahan dari Rp3.560 naik menjadi Rp5.550 untuk pemakaian 0-10 meter kubik. Sementara, golongan III niaga kecil pemakaian 0-10 meter kubik naik dari Rp3.560 menjadi Rp6.050. (Syahriah)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment