Ketua LMA Port Numbay Dukung Adanya Rumah Singgah Bagi Pecandu Lem

By Admin 26 Jun 2019, 17:22:06 WIB DAERAH
Ketua LMA Port Numbay Dukung Adanya Rumah Singgah Bagi Pecandu Lem

Keterangan Gambar : Ketua LMA Port Numbay, George Awi (istimewa)


Potret.co, Jayapura – Ketua Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Port Numbay, George Awi mendukung penuh wacana terbentuknya Rumah Singgah bagi anak – anak pecandu lem Aibon di Kota Jayapura.

Dihubungi media ini, George Awi turut prihatin dengan kondisi anak – anak pecandu lem tersebut. dia menyebut anak – anak pecandu harus diselamatkan masa depannya, terlebih mereka sesungguhnya adalah korban dari ketidakpedulian orang tuanya.

“Sebetulnya ini adalah tanggung jawab orang tua, bagaimana anak – anak mereka ini bisa terjerumus hal – hal seperti itu. Namun karena sekarang sudah terjadi, dan jumlah mereka juga cukup banyak, jadi saya fikir ini menjadi keprihatinan bersama. Langkah yang dilakukan Polda Papua melalui Binmasnya untuk membuat Rumah Singgah saya fikir ini sangat bagus,” kata George Awi, Rabu (26/6/2019).

Menurutnya, semua elemen masyarakat termasuk peran pemerintah daerah harus turun bersama memikirkan konsep yang digagas Polda Papua tersebut. Hal ini dikatakan, sebagai wujud tanggungjawab bersama dan bentuk keseriusan melepaskan anak – anak tersebut dari cengkeraman candu lem.

“Yang diwacanakan Polda itu langkah kongkrit, dan harus didukung oleh semua elemen masyarakat, pemerintah daerah, termasuk kami dari adat, dan gereja. Kita harus menseriusi soal ini. Mereka harus diselamatkan masa depannya.”ucapnya.

Dirinya juga menyinggung dana Otsus yang telah trilyunana digelontorkan Pemerintah pusat, dikaitkan dengan berbagai persoalan sosial dan kesehatan yang masih saja terjadi di Papua, termasuk yang disebut Ondo George Awi adalah penyakit masyarakat tersebut.

“Pemerintah kota harus pro aktif termasuk Adat dan Gereja, kenapa saya tekankan kepada mereka , karena mereka menerima dana Otsus. Kalau kami di adat, sampai sekarang tidak menerima dana dua persen itu. Nah, yang menerima lalu tanggungjawabnya apa atas dana itu, bisa digunakan untuk ini. Tapi baiknya kita duduk bersama dan membahas soal ini secara serius,”pungkasnya. (mint).

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment