Ketua HMI Ditikam, Calon Anggota DPD Dilaporkan ke Polres Palu

By Admin 27 Apr 2019, 12:30:27 WIB ILMIAH
Ketua HMI Ditikam, Calon Anggota DPD Dilaporkan ke Polres Palu

Keterangan Gambar : Ilustrasi penikaman


Potret.co, Palu - Calon senator berinisial SM yang bertarung pada pemilihan DPD RI 2019 dilaporkan ke Polisi Resor (Polres) Palu atas dugaan dalang dibalik insiden penikaman terhadap Ketua Umum HMI Cabang Palu, Karimul Hamid.

SM saat ini tercatat sebagai calon anggota DPD daerah pemilihan (Dapil) Sulteng.

Berdasarkan laporan polisi nomor LP-B/450/IV/2019/Sulteng/Resor Palu tanggal 25 April 2019, bahwa SM dilaporkan sebagai pelaku dari insiden penikaman tersebut. 

Dalam laporan polisi, kejadian tersebut terjadi pada Rabu (24/4/2019) malam sekitar pukul 21.30 Wita di Jalan Tona Roa, Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore, tepatnya di sekretariat HMI Cabang Palu. 

Saat itu, Karimul Hamid sebagai korban berserta pengurusnya sedang melangsungkan rapat program kerja. Tiba-tiba datang sekelompok orang mengejar korban yang mana saat itu SM berteriak hajar dan tikam. Sehingga Karimul Hamid dan jajaran pengurusnya berhamburan berlari ke arah pantai dan ditikam. Akibatnya korban mengalami luka tusuk dibagian bawah punggung. 

Saat diwawancari media ini, Karimul Hamid membenarkan adanya teriakan dari pelaku yang terkesan memerintahkan anggotanya melakukan aksi tersebut. 

“Saat itu dia bilang, kenapa tidak berani pukul, tikam saja. Pelaku mengatakan begitu,” kata Karimul Hamid, melalim rilisnya ke Potret.co, Jum'at (26/4/2019).

Kemudian, 20 orang keluar dari sekretariat HMI Cabang Palu lalu mengejar korban beserta pengurusnya berjumlah 12 orang. 

Saat dikejar, Karim sapaan akrabnya melarikan diri ke pesisir pantai guna menghindari pengejaran. Dalam pengejaran itu, salah satu pengurusnya terjatuh. Karena dikhawatirkan akan dikeroyok oleh 20 orang tersebut, Karim menyelamatkan pengurusnya. Akan tetapi, dirinya dikeroyok dan terjadinya penikaman. Karim menduga pelaku tersebut berinisial AI

“Saya lihat wajahnya, dia memegang pisau ditangannya berniat menusuk bagian perut. Tapi saya berpaling dan yang kena bagian belakang saya,” jelasnya. 

Kemudian, Karim melarikan diri dan menemui salah seorang alumni HMI. Saat itulah dirinya dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Undata.

Usai dilarikam ke RS, pengurus HMI disampingi salah satu senior melaporkan kejadian tersebut di Polres Palu. 

Pada malam itu juga, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Sulawesi Tengah menerima permintaan pengawalan kasus dan langsung menyaksikan sendiri korban dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD). 

Ketua LBH Sulteng, Amar mengatakan siap mengawal kasus tersebut hingga tuntas dan bakal menyiapkan lima pengacaranya.

"Kami akan berkoordinasi dengan Polres Palu untuk mengawal kasus tersebut hingga selesai. 

Kalau pun ada mediasi antara pelaku dan korban, kata Amar tidak masalah. Dikarenakan kasus tersebut delik murni, maka mediasi itu bisa saja dilakukan. Akan tetapi, proses hukum tetap berjalan. 

“Medias itu hak masing-masing. Tapi proses hukum tetap berjalan,” ujarnya. (RF).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video