Ketua Bawaslu RI Apresiasi Gerakan Tolak Golput di tingkat Distrik

By Admin 18 Mar 2019, 10:30:18 WIB POLITIK
Ketua Bawaslu RI Apresiasi Gerakan Tolak Golput di tingkat Distrik

Keterangan Gambar : Ketua Bawaslu RI Abshan, SH. MH (foto: Suriadi)



Potret.co, Jayapura- Ketua Bawaslu RI Abshan mengapresiasi atas inisiatif penyelenggara di tingkat Distrik Abepura yang punya komitmen bersama untuk pencanangan gerakan tolak golput dan gerakan tolak politik uang.

Politik uang adalah hal yang harus di lawan di dalam proses pemilu ini. karena politik uang atau politik transaksional adalah hal yang mencederai demokrasi dan bisa dibilang sebagai perbuatan racun demokrasi. 

Politik uang, Politik transaksional dalam pemilu ini adalah bagian dari salah satu embrio persoalan korupsi. Adanya persoalan korupsi karena dalam proses politik ini diwarnai dengan politik transaksional. Maka muncullah persoalan pejabat yang di tangkap OTT oleh KPK.

"Makanya harus diawali dari proses hulunya. Proses politiknya ini akibat dari persoalan uang. Harapan kami dengan pencangan ini masyarakat akan melakukan gerakan tolak politik uang," katanya, Sabtu belum lama ini

Harapan kami peserta pemilu tidak melakukan perbuatan curang dengan melakukan politik uang ini kepada masyarakat. 

Kalo semua baik maka kompotisi ini ver. Kompotisi ini ver peserta pemilu ajukan konsep, gagasan dan ViSi- Misinya yang baik untuk kesejahtraan rakyat dan bangsa indonesia.


Sementara itu, Ir. Rustan Saru, Wakil Walikota Jayapura, mengatakan, hari ini adalah hari yang penting bagi distrik Abepura dengan masyarakat Abepura dalam rangka pencangan oleh distrik bahwa harus tidak golput dan tolak uang.

Ini Penting dalam rangka memberikan sosialisasi dan pemahaman kepada masyarakat khususnya distrik Abepura agar mereka bisa betul - betul berpartisipasi dalam pemilihan nanti. Dan di harapkan setelah berpartisipasi agar jangan golput dan menerimah uang. 

Artinya menolak golput dan menolak uang. Maka dari itu kita harapkan ini langkah yang baik untuk sosialisasi kepada masyarakat di Abepura agar pemilu ini bagi masyarakat, penyelenggara dan peserta pemilu betul- betul bisa menggunakan fungsinya dengan baik, agar partai politik bisa memberikan sosialisasi dan pencerahan kepada masyarakat dan mendorong masyarakat untuk memilih. 

Begitu juga kepada KPU harus banyak memberikan informasi dan penjelasan mengenai cara- cara memilih yang lebih transparan,baik, adil dan jujur.

Sehingga masyarakat dapat memahami dan mengetahui sehingga mereka dapat hadir di TPS mencoblos. 

Karena kondisi saat ini beda dengan sebelumnya. Karena saat ini ada lima kertas suara yang akan di coblos maka perlu waktu dan belajar bagaimana cara mencoblos dan memilih. (Surya).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment