Kepala Badan Kepegawaian: Hasil Tes CPNS Formasi 2018 Yapen Beredar Hoax

By Admin 26 Nov 2019, 11:05:12 WIB DAERAH
Kepala Badan Kepegawaian: Hasil Tes CPNS Formasi 2018 Yapen Beredar Hoax

Keterangan Gambar : Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Kepulauan Yapen Zakarias Sanuari


Potret.co, serui - Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Kepulauan Yapen Zakarias Sanuari menegaskan hasil pengumuman tes CPNS formasi 2018 yang beredar di Yapen adalah berita bohong alias hoax.

 

“Belum diumumkan dan jika resmi diumumkan maka akan lewat website resmi yaitu sscn.bkn.go.id, sehingga yang beredar di luar yang bukan berasal dari website resmi BKN adalah hoax,” Zakarias Sanuari, ditemui di ruang kerjanya, Selasa (26/11).

 

Zakarias tegaskan secara resmi hasil CPNS belum dikeluarkan baik untuk Papua Barat maupun Papua, dan pengumumannya kewenangan dari pusat bukan daerah. Untuk pengumumannya sendiri akan dilakukan secara serentak se Papua dan Papua Barat tanpa harus diumumkan pertahap antar kabupaten / kota. 

 

"Tidak mungkin yang diumumkan hanya kabupaten Yapen, itu sangat tidak masuk akal sekali jadi untuk para pencari kerja yang kemarin ada mengikuti tes, hasil yang beredar itu tidak dapat di pertanggung jawabkan," ungkapnya.

 

Untuk hasil tes CPNS formasi 2018 sendiri, dikatakan para peserta dapat langsung mengetahuinya lulus atau tidaknya, dimana Zakarias sampaikan bahwa hasilnya langsung ditempel oleh panitia baik daerah maupun pusat di saat melakukan tes tersebut.

 

 "Langsung di tempel hasilnya secara transparan nilai yang diperoleh serta menempelkan kuota setiap bidang yang dilamar," ujarnya.

 

Lain itu, dari setiap kuota dapat dilihat jika hanya dibutuhkan satu jabatan di bidang-bidang tertentu maka yang diambil hanya satu nama dari nilai tertinggi juga sama dengan bidang lain dilihat berapa banyak yang dibutuhkan.

 

Ditanya soal kendala yang dihadapi, Zakarias ungkapkan adanya beberapa kendala dari setiap kabupaten dimana terkait pembagian kuota 80 persen OAP 20 persen Non OAP, sedangkan untuk di Yapen sendiri dalam pembagiannya mengikuti petunjuk Bupati Yapen Tonny Tesar yaitu untuk tenaga teknis gunakan kuota 80 : 20 persen, guru 50 : 50 persen, dan kesehatan 70 : 30 persen.

 

"Kuota seleksi kita sudah bagi, OAP berlomba dengan OAP, Non papua berlomba dengan Non papua, untuk tenaga guru sendiri atas petunjuk bupati kita cari guru yang sangat berkualitas maka dilakukan 50 : 50 persen".ungkapnya.

 

Sementara itu terkait dengan formasi CPNS tahun 2019, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Kabupaten Yapen katakan, bahwa belum ada karena hasil formasi CPNS tahun 2018 belum dikeluarkan. 

 

"Masih tunggu yang tes CPNS 2019 dan belum ada," tutupnya. (Eman/Ash)


 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment