Ini Cara Bank Indonesia Dukung Kota Jayapura Menjadi Smart City

By Admin 09 Okt 2019, 09:36:22 WIB EKONOMI
Ini Cara Bank Indonesia Dukung Kota Jayapura Menjadi Smart City

Keterangan Gambar : Ratusan UMKM ikuti pelatihan digitalisasi yang diadakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua.


Potret.co, Jayapura - Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Papua melaksanakan Pelatihan UMKM Jayapura Go Digital untuk meningkatkan pemanfaatan teknologi digital dalam peningkatan usaha UMKM. Diharapkan UMKM dapat lebih berkontribusi pada perekonomian.

"Program UMKM Jayapura Go Digital ini digelar untuk mendukung program Jayapura Smart City," kata Naek Tigor Sinaga, Kepala Bank Indonesia Perwakilan Provinsi Papua, Selasa (8/10/2019).

Ditambahkan, beberapa materi yang dilatih pada Pelatihan UMKM Go Digital adalah
Pemanfaatan Aplikasi Pencatatan Transaksi Keuangan SI APIK oleh Bank Indonesia, pemasaran produk secara online (digital marketing) oleh Google Gapura Digital.

Materi lainnya yaitu akses pembiayaan UMKM oleh OJK, Digital Payment untuk memperlancar transaksi UMKM oleh Link Aja, Logistik pengiriman produk UMKM oleh PT. Pos Indonesia, Success Story Bisnis Online oleh Noken Clothing dan Honay Digital, Teknik Fotografi Produk oleh Komunitas Fotografi Jayapura.

'Diharapkan melalui pelatihan tersebut, UMKM akan semakin bankable dan terhubung dengan perbankan atau lembaga keuangan sehingga akan semakin mendorong inklusi keuangan di Papua," kata Naek.

Pada kesempatan tersebut,  juga dilakukan
peluncuran Jayapura Creative Space (PACE) yang merupakan wadah bagi UMKM berkreasi untuk meningkatkan kompetensi, kapabilitas dan pengetahuan.

Program PACE) memiliki fasilitas seperti area kolaborasi, coworking space, konektifitas wifi, ruang workshop, dan buku hardcopy maupun digital.

Di PACE, UMKM bisa melakukan diskusi,
selain itu juga telah dirancang program yang mendorong UMKM untuk dapat meningkatkan literasi digitalnya melalui diskusi dan konsultasi yaitu Digital Academy.

Program tersebut dijalankan secara berkala dengan kurikulum yang telah disusun dalam jangka waktu tertentu.

Pada program tersebut, Kantor Perwakilan Bank Indonesia Papua bekerjasama dengan Honay Digital yaitu komunitas digital lokal Jayapura yang memiliki kepedulian mendorong UMKM Jayapura semakin mengenal teknologi digital.

Kantor Perwakilan Provinsi Papua juga membuka peluang yang sangat lebar untuk berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memanfaatkan sarana PACE ini dalam meningkatkan UMKM Jayapura.

"Misalnya perbankan ingin nasabah UMKMnya untuk dapat dilatih mengenai teknologi digital, atau PT. Pos Indonesia ingin memberikan pengetahuan mengenai pengiriman produk UMKM, bisa memanfaatkan wadah PACE tersebut," imbuh Naek.

Pelatihan UMKM Go Digital dibuka oleh Wali Kota Jayapura, Benhur Tomi Mano.
Wali Kota menyampaikan, Kota Jayapura merupakan salah satu kota yang terpilih dari 25 Kabupaten/Kota yang lolos syarat verifikasi tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik pada program nasional 100 Smart City tahun 2019 dari 344 Kabupaten/Kota nominasi di Indonesia.

Untuk mencapai smart city terdapat beberapa dimensi yang perlu dicapai yaitu smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society, dan smart environment.

"Untuk mendukung tercapainya Jayapura Smart City Pemerintah Kota Jayapura menetapkan 3 Quick Wins yaitu implementasi aplikasi SI APIK, yaitu aplikasi pencatatan transaksi keuangan dari Bank Indonesia, oleh UMKM Kota Jayapura, implementasi Aplikasi KITARUNG yaitu Aplikasi tata ruang oleh Dinas PUPR dan program e- hijau yaitu aplikasi pemantauan pohon yang sudah ditanam oleh komunitas oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan," ujar Wali Kota.(Syahriah)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment