Gerakan Peduli Pemerintah Waropen Desak Penuding Bupati Minta Maaf

By Admin 26 Jan 2020, 07:06:55 WIB POLITIK
Gerakan Peduli Pemerintah Waropen Desak Penuding Bupati Minta Maaf

Keterangan Gambar : Gerakan Peduli Pemerintah Waropen (foto: Eman)


Potret.co. Waropen - Gerakan Pemerintah Waropen, mendesak oknum yang tergabung dalam Aliansi Peduli Pembangunan Waropen segera meminta maaf terkait peryataan yang menuding terlibat dalam kasus korupsi.

Aliansi Peduli Pembangunan Waropen, dimana telah menuding Bupati Yermias Bisai sebagai tersangka dalam kasus pembangunan taluk yang berada di pesisir pantai paradoi, sepanjang kurang lebih 400 meter

"Kami minta oknum-oknum itu memberikan pernyataan di media cetak maupun elektronik agar mengklarifikasi dan meminta maaf secara resmi dengan batas waktu sampai tanggal 27 januari 2020, dan jika tidak di lakukan maka akan di lakukan pelaporan ke Polda Papua," ucap Marselus Daembos. S.Pd, Sabtu (25/1).

Selaku tokoh pemuda dalam Gerakan Peduli Pemerintah Waropen, Marselus menyatakan apa yang di lakukan oleh oknum-oknum tersebut yang menuding Bupati Yermias Bisai tidak benar, dimana belum adanya keterangan resmi dari Polda Papua. 

"Tetap mendukung proses hukum yang sedang berjalan, namun untuk statusnya bupati sebagai tersangka itu tidak benar yang di sampaikan oleh mereka," tandasnya.

Ia tambahkan, kasus korupsi 11 milyar ini dinilai sebagai bahan politik oleh pihak-pihak tertentu, "jangan jadikan sebagai mainan politik guna menjatuhkan lawan," ucapnya.

Untuk itu, Marselus Daembos berharap agar masyarakat tidak begitu cepat mempercayai isu yang beredar sebelum adanya keterangan resmi dari Polda Papua.

Selsius Nuburi, selaku tokoh masyarakat dengan singkat juga meminta kepada para elit-elit politik lainnya agar tidak memanfaatkan isu-isu hukum menjadi mainan politik. 

"jangan ambil manfaat isu-isu ini untuk di jadikan politik," Ucapnya. (Eman/min)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

Write a comment

Ada 7 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment