Forkopimda Tolikara Harap Pleno KPU Tolikara Berjalan Aman

By Admin 28 Apr 2019, 10:33:09 WIB POLITIK
Forkopimda Tolikara Harap Pleno KPU Tolikara Berjalan Aman

Keterangan Gambar : Para Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dipimpin Bupati Tolikara Usman G. Wanimbo,SE,M.Si dan Ketua DPRD Tolikara Ikiles Kogoya,SH, Dandim 1702 jayawijaya Letkol Inf. Candra dianto,SH,Kapolres Tolikara AKBP Leonar akobiarek serta ketua pengadilan negeri wamena Yasib sedang berbincang dengan Ketua KPU Tolikara Jundi wanimbo saat kunjungan kerja di kantor KPU Tolikara melihat situasi perkembagan pilpres dan pileg di daerah Tolikara di karubaga sabtu, 27 april 2019 kemarin (foto: Diskominfo Tolikara)


Potret.Co, Karubaga - Menyikapi perkembangan Pilpres dan Pileg di wilayah pengunungan tengah Papua. Para Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Forkopimda Tolikara menggelar rapat, pada Sabtu 27 April 2019.

Rapat itu, dipimpin Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo, SE, M.Si bersama Ketua DPRD Tolikara Ikiles kogoya,SH dan Dandim 1702 Jayawijaya Letkol Inf. Candra dianto serta Kapolres Tolikara Leonard Akobiarek.

Bupati Tolikara Usman G.wanimbo,SE, M.Si pada kesempatan itu memberikan apresiasi tinggi kepada para Forkopimda dan stakeholder lainnya di Tolikara pada khususnya dan di sejumlah Kabupaten khususnya wilayah hukum Dandim 1702 Jayawijaya yakni wilayah Lapago sebanyak 8 Kabupaten dari hasil pantauan sementara Pelaksanaan pemilihan Presiden dan Pemilihan DPR RI, DPD RI, dan DPRP, serta DPRD Kabupaten Secara  umum berlangsung aman dan tertib.

Meskipun,  ada indikasi pelanggaran di sejumlah TPS dan di PPD namun dengan kesingapan Aparat Keamanan TNI/Polri dan didukung dengan Bupati setempat mampu menangani berbangai masalah itu hingga kini berbangai masalah itu tidak merebak atau meluas.

“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada Dandim 1702 Jayawijaya Letkol Inf. Candra dianto telah berhasil mengamankan pesta demokrasi langsung kali ini berlangsung aman dan kondusif di wilayah lapago meski ada masalah – masalah namun tidak meluas," Ujar Bupati Usman wanimbo, dari rilis Diskominfo Tolikara kepada Potret.co.

Sementara itu Dandim 1702 Jayawijaya Letkol Inf. Candra dianto,SH menyatakan ada pembakaran Kantor Distrik di Distrik Nunggawi Kabupaten Tolikara karena dicuringai ada kecurangan di tingkat PPD dan TPS namun dengan kesingapan Kapolres Tolikara AKBP Leonar akobiarek bersama tim gabungan aparat keamanan TNI/Polri telah berhasil mengatasi masalah ini sehingga tidak merebak.

Menurutnya sesuai hasil pengamatan pemerintah pusat bahwa daerah Tolikara adalah salah satu daerah di Papua yang paling rawan timbulnya konflik antar masa di masyarakat. Namun kekawatiran itu mampu ditepis oleh semua pihak termasuk masyarakat luas karena masyarakat saat ini sudah paham pemilihan demokrasi langsung sehingga semua berjalan aman dan kondusif.  

Dikatakannya situasi yang paling parah terjadi di Kabupaten Nduga Distrik Mambruk ada pembakaran C1 KWK hologram dan surat suara sehingga tidak ada yang tersisa. Demikian juga di 16 Distrik Kabupaten Nduga C1 KWK hologram dan surat suara hilang dirampas oleh orang tak dikenal sehingga saat ini KPU Kabupaten Nduga bersama Panwas Kabupaten masih menunggu jawaban KPU Pusat solusi apa yang harus dilakukan atas situasi ini. 

Sementara itu di wamena ada 12 Distrik dilaksanakan Pemungutan Suara Ulang PSU karana ada pelanggaran di PPD. Dan di Kabupaten Mamberamo Tengah ada indikasi pembakaran Kantor KPU Mamteg namun tidak terjadi,dikabupaten Jalimo serta Kabupaten Pengunungan Bintang berjalan,dan Kabupaten Yahukimo situasi masih aman dan kondusif.

“saya berharap situasi pelaksanaan pilpres dan pileg yang berlangsung aman dan kondusif di wilayah hukum Dandim 1702 jayawijaya yakni di pengunungan tegah papua ini patut di jaga kita bersama sehingga pada saat Pleno KPU tidak terjadi hal – hal buruk yang tidak kita inginkan bersama,” Tegas Dandim Candra Dianto.

Sementara itu Kapolres Tolikara AKBP Leonar akobiarek menyatakan kesiapannya untuk mengamankan pelaksanaan pleno KPU Tolikara meneurut rencana akan digelar senin, 29 April 2019 besok. 

Karenanya jumlah personel yang disiapkan terdiri dari anggota Polres 198 orang,dan Brimob Kota Raja Jayapura 20 orang, Brimob paniki dari Menado 30 orang,pasukan pembantuan dari Polda Papua 54 orang, Perwira Pamatir dari Polda Papua 2 orang pos Kanggime 10 orang, pos bokondini 10 orang dibantu dengan pos TNI karubaga, siap menempatkan dibeberapa tempat yang di anggap rawan  yang sudah dipetahkan.

Kapolres Leonard akobiarek menambahkan akan menurunkan personil akan mengeleda rumah – rumah warga di kota Karubaga dan sekitarnya untuk menyita alat tajam berupa piso,parang,dan tombak,busur dan sejenisnya. 

“Saya menghimbau kepada para caleg tidak mengerakkan masanya turun ke kota apalagi ke kantor KPU, apabila ada caleg yang ditemui mengerakkan masa maka caleg itu ditangkap aparat karena dianggap melawan himbauan kami”. Ujar Kapolres Leonar Akobiarek.

Dikatakannya surat himbauan sudah disiapkan karena itu Kapolsek Karubaga isak akoka akan menyebarkan surat himbauan itu untuk disampaikan pada ibadah pagi besok minggu,28 april 2019 di Gereja – gereja di seluruh Tolikara untuk melarang masyarakat tidak diijinkan membawah alat tajam,busur dan lainnya,selain itu melarang para caleg mengerakkan masanya turun ke kota karubaga apalagi mendekati kantor KPU dan Panwas.

Usai pertemuan itu para Forkopimda Bupati Tolikara Usman G.Wanimbo, Ketua DPRD Tolikara Ikiles kogoya, Dandim 1702 Jayawijaya Letkol Inf. Candra dianto dan Kapolres Tolikara Leonard Akobiarek kunjungan kerja ke kantor KPU Tolikara dan Kantor Panwas Tolikara guna memantau situasi atau perkembangan tahapan proses penerimaan kotak suara hasil pleno dari setiap PPD Distrik. Dari hasil pantauan itu semua berjalan sesuai tahapan dan mekanisme meski ada ada laporan di Panwas ada indikasi pelanggaran di setiapTPS . (Min)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment