Empat Pria Dibekuk Petugas Gabungan
Bawa Ganja 1000 Gram

By Admin 21 Okt 2020, 06:15:52 WIB HUKUM
Empat Pria Dibekuk Petugas Gabungan

Keterangan Gambar : Petugas gabungan saat menggelar jumpa pers di kantor bea cukai Jayapura, Selasa 20/10/2020


Jayapura, Potret.co - Empat orang Warga Negara Indonesia (WNI) berhasil ditangkap tim gabungan Bea Cukai Jayapura dan Satgas Pamtas (Pengamanan Perbatasan) Yonif 413/ Bremoro di Skow Kota Jayapura sebab ketahuan membawa 1 kg ganja (1000 gram).


Empat orang yang berhasil diamankan adalah MM (30), OM (20), dan NM (20), ketiganya adalah warga Kampung Banda Distrik Waris Kabupaten Keerom dan TH (43) adalah warga Kota Barat Distrik Muara Tami Kota Jayapura.


Kronologis yang diperoleh dari pihak Bea Cukai Jayapura, penangkapan empat orang warga ini bermula saat dilakukan pemeriksaan rutin kendaraan oleh tim gabungan diwilayah jalan raya Waris - Abepura. 


"Jadi tim gabungan melihat adanya mobil Daihatsu Grand Max warna hitam yang mencurigakan, dan hendak melintas didepan pos tim Gabungan. Tim kemudian melakukan pemeriksaan dan benar saja ada ganja didalam mobil," kata Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean (TMP) C Jayapura Alberth Simorangkir saat menggelar penangkapan bersama Danrem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan, Danlantamal X Jayapura, Laksma TNI Yeheskial Katiandagho, Dansatgas Pamtas Yonif Mekanis Raider/413 Bremoro Mayor Inf. Anggun Wuriyanto, perwakilan BNN Provinsi Papua, AKBP Muhammad Safei AB dan Kasat Narkoba  Polres Keweom AKP Sumadiyono di Gedung Keuangan Negara, Entrop Jayapura, Selasa (20/10/2020).


Dijelaskan, atas penangkapan tersebut, diperoleh barang bukti berupa 14 kemasan plastik yang disembunyikan dibelakang mobil dengan ditutupi lembar triplek.


"Setelah ditimbang beratnya sekitar 1 Kg. Jadi setelah diamankan, keempatnya dibawa ke Pos Kout KM 31 untuk dimintai keterangan. Dan hari ini hasilnya kita rilis bersama temen teman media,"ucap Alberth.


Danrem 172/PWY, Brigjen TNI Izak Pangemanan mengakui pihaknya butuh kerjasama semua pihak untuk memerangi Narkoba diwilayah Perbatasan  Negara Republik Indonesia Papua Nugini.


"Jadi perbatasan kita terbentang dari Skow kota Jayapura sampai ke Pegunungan Bintang dengab jarak sekitar 350 Km. Sementara ada 51 pos TNI tergelar sepanjang jarak itu, maka ini kalau hanya TNI tidak akan mampu. Maka kami berkolaborasi dengan semua pihak, baik Polri, BNN, Lantamal X Jayapura dan Bea Cukai,"katanya.


Dirinyapun mengapresiasi peran masyarakat untuk turut menginformasikan penyelelundup ganja atau barang ilegal lain ke Indonesia, baik yang melewati laut maupun darat.


"Mereka ini terus mencari celah untuk bisa menyelundupkan ganja dari PNG, atau juga dari wilayah perbatasan ke Kota. Nah ini peran semua pihak sangat penting. Kita memang selama ini sudah berkoordinasi dengan para Tokoh juga dan hasilnya kita lihat sering ada penangkapan,"ucapnya.


Danlantamal X Jayapura, Laksma TNI Yeheskial Katiandagho mengaku operasi perbatasan tidak hanya dilakukan didarat, namun juga dilaut Jayapura. Pengagalan upaya penyelundup kerap dilakukan melalui laut oleh Pasukan AL. 


"Seminggu sudah tiga kali ini penangkapan, ini menunjukan mereka masih bisa masuk mencari celah, oleh karena itu kerjasama lintas sektoral penting sebagai wujud sinergitas untuk negeri dibawah Kodam XVII/ Cenderawasih. Kami juga menyampaikan terimakaish atas peran masyarakat,"ucapnya.


Sementara BNN Papua dan Kasat Narkoba Polres Keerom sepakat jika penindakan tegas kepada para penyelundup termasuk jaringannya dilakukan. Perang melawan narkoba penting dilakukan untuk menyelamatkan generasi emas Papua.


"Kita harus bahu membahu melawan narkoba ini, demi generasi muda Papua. Kalau saja sampai narkoba ini kena di remaja remaja kita ini maka masa depannya akan hancur. Maka kami sepakat dan akan bersama-sama terus memberantas peredaran narkoba di Papua. Baik dari PNG, Perbatasan atau dari luar Papua,"kata AKBP. Muhammad Syafei.


Keempat pelaku ini kemdian akan menjalani pemeriksaan urin di RS Bhayangkara Polda Papua dan selanjutnya akan menjalani serangkaian proses hukum lanjut atas perbuatannya. (min)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video