Dugaan Pelanggaran HAM Akibat Konflik Bersenjata Di Nduga

By Admin 20 Jul 2019, 22:52:31 WIB DUNIA
Dugaan Pelanggaran HAM Akibat  Konflik Bersenjata Di Nduga

Keterangan Gambar : Jumpa pers soal Pelanggaran HAM di Kabupaten Nguga


Potret.co, Jayapura - Konflik bersenjata antara gabungan TNI / Polri dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB)  pimpinan Egianus Kogoya di Kabupaten Nduga Papua membuat ribuan masyarakat mengungsi.

 

Kondisi tersebut disampaikan pihak Komnas HAM Perwakilan Papua di Jayapura, Yorgen Numberi saat menggelar jumpa pers di Abepura, Kamis (18/7/2019). 

 

Yorgen menyebut, akibat konflik bersenjata tersebut, telah terjadi pelanggaran HAM ribuan warga Nduga, atas hak hidup, hak atas rasa aman, hak memperoleh dan melanjutkan keturunan. 

 

"Jadi HAM warga disana sudah dilanggar. Karena disana masyarakat mengungsi dan ini kita tidak tau istri ada dimana, anak- anak ada dimana. Hak hidup, hak atas rasa aman, hak memperoleh dan melanjutkan keturunan, semua tidak ada akibat konflik itu,"katanya.

 

Dan lagi, kata Yorgen, hak hidup dilingkungan yang bersih dan sehat, Hak perempuan dan hak anak-anak untuk bermain dan mengeyam pendidikan juga telah direnggut akibat konflik itu. 

 

 

"Jadi semua hak dasar yang melekat pada setiap warga sudah dilanggar akibat konflik. Belum lagi anak-anak itu ada yang terpisah dengan orang tuanya. Padahal mereka harus selalu bersama orang tua mereka, dan lainnya. Maka kita berkesimpulan, disana terjadi pelanggaran HAM,"tegasnya.

 

Sementara anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua Laurenzus Kadepa dalam kesempatan sama meminta aparat TNI/Polri ditarik dari Kabupaten itu.

 

"Jadi saya minta pemerintah Provinsi Papua untuk membentuk satu tim gabungan untuk segera mengambil langkah- langkah untuk selamatkan puluhan ribu masyarakat Nduga yang tak berdosa yang menjadi korban kedua kelompok bersenjata. Aparat harus ditarik dari sana," ujarnya. (Surya).




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment