Dua ASN Guru Terancam Dipecat
Diduga Terlibat Organisasi Terlarang

By Admin 29 Okt 2020, 12:22:47 WIB HUKUM
Dua ASN Guru Terancam Dipecat

Keterangan Gambar : Kepala Dinas Pendidikan dan Arsip Daerah Provinsi Papua, Christian Sohilait.


Merauke, Potret.co - Diduga terlibat organisasi terlarang, dua  guru di Provinsi Papua terancam kehilangan statusnya sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Pendidikan, Arsip dan Perpustakaan Daerah Provinsi Papua L. Christian Sohilait, ST, MSi, pada peresmian Gedung Perpustakaan Daerah baru di Merauke.

Christian Sohilait tidak menyebut identitas kedua guru yang terancam dipecat tersebut. Namun dia menegaskan dalam waktu dekat ini pihaknya akan mengambil tindakan tegas untuk melakukan pemecatan karena terlibat organisasi terlarang tersebut.

“Kemungkinan akhir tahun 2020 ini, kita lakukan pemecatan. Karena masuk organisasi terlarang baik yang dilarang di Jakarta maupun organisasi yang dilarang di Papua ini,’’ kata Christian dikutip dari Pasificpos.com, Kamis (29/10/2020).

Christian juga mengungkapkan kondisi guru di provinsi Papua. Dimana saat ini jumlah guru di Papua lebih dari 25.000 orang, namun yang efektif melaksanakan tugasnya hanya 70 persen yang berada di sekolah. Sedangkan 30 persen guru tersebut tidak melaksanakan tugas secara efektif.

“Ada yang setiap hari membawa proposal untuk jadi pengusaha. Ada juga yang setiap hari bawa proposal lobi ketua DPR atau anggota DPR untuk menjadi camat atau jadi apalah dan ada pula yang masuk organisasi terlarang di republik ini,” tandasnya.

Tak hanya itu, lanjut Christian, ada juga guru yang tidak semangat lagi menjadi guru, karena tidak tahu lagi bagaimana mengajar siswa.

’Bayangkan dia lulus tahun 1982 dari FKIP Manado, bawa buku FKIP. Kemudian saya tanya ‘dek mengajar di kelas berapa/dijawab saya mengajar di kelas 5 SD’. Tanya mana bukumu kemudian tunjukan buku kelas 4 dan bilang tidak ada buku lain hanya ini saja. Hari ini masih terjadi di Papua seperti itu,’’ jelasnya.




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video