Dir Binmas : Perlu Adanya Rumah Singgah Untuk Anak Pecandu Lem Aibon

By Admin 21 Jun 2019, 12:40:47 WIB PENDIDIKAN
Dir Binmas : Perlu Adanya Rumah Singgah Untuk Anak Pecandu Lem Aibon

Keterangan Gambar : Dir Binmas Polda Papua, Kombes Pol. Ricko Taruna Mauruh, S.I.K


Potret.co, Jayapura – Keberadaan anak –anak pecandu lem Aibon di Kota Jayapura yang jumlahnya disinyalir telah mencapai  ratusan anak ini, kondisinya sangat memprihatinkan. Pihak Polda Papua menyebut penting diseriusi dan dilakukan rehabilitasi menyeluruh untuk menyelamatkan masa depan mereka.

Hal ini disampaikan Direktur Binmas Polda Papua, Kombes Pol. Ricko Taruna Mauruh, S.I.K kepada media ini di Jayapura, Jumat (21/6). Dirinya  menyebut, Rehabilitasi menyeluruh yang dimaksud adalah dengan adanya Rumah Singgah yang hanya diperuntukkan bagi para anak – anak pecandu lem ini.

“Ini kondisi darurat ya, meski beberapa pihak terkait telah mencoba menangani anak – anak pecandu lem, hanya saja, saya pikir harus ada rumah rehabilitasi buat mereka. Kita sebut Rumah Singgah,” kata Ricko.

Dijelaskan, dengan Rumah Singgah, maka anak – anak pecandu lem ini akan benar-benar intens diawasi, hingga benar- benar mereka mampu terlepas dari cengkaraman barang yang merusak motorik dan masa depan mereka ini.

“Kondisinya kalau mereka hanya sebatas dilakukan pembinaan, namun tidak ditempatkan dalam satu tempat khusus, maka pengawasan akan kurang, dan bisa saja mereka kembali menghirup lem itu di saat lengah. Maaf, jangan disalah artikan dan disebut penjara, namun perketatan pengawasn perlu, sama halnya dengan tempat rehabilitasi narkoba. Hanya bedanya ini khusu anak – anak, yang tentunya dengan penanganan yang berbeda,”kata Ricko.

Ia menjelaskan di Rumah Singgah tersebut, nantinya anak – anak akan diajari semua ilmu pengetahuan layaknya sekolah, termasuk kegiatan ekstra kurikuler, yang harapannya kegiatan – kegiatan tersebut mampu mensugesti anak – anak dari sikap kecanduan mereka terhadap lem.

“Jadi terencana rapi, anak –anak dapat ilmu pengetahuan, ekstra kurikuler dan pendidikan agama. Dengan belajar, bermain dan segala macamanya, maka harapan kita mereka lupa akan lebiasananya ngelem. Bahkan kita bisa mengupayakan mereka mendapat ijazah, mungkin ikut ujian peket C, karena yang saya tahu banyak mereka yang tidak sekolah,”ungkapnya.

Dijelaskan, untuk mampu merealisasikan Rumah Singgah tersebut, pihaknya juga meminta peran stakholder terkait untuk turut mendukung. Utamanya terkait lokasi dan dukungan anggaran.

“Harus ada kolaborasi dengan semua pihak, dan kami juga sudah membahas ini dengan pihak Dinsos Kota Jayapura. Binmas Polda Papua siap untuk program ini. Nantinya kami akan gagas untuk dilakukan diskusi bersama pihak – pihak terkait. Semisal pemerintah kota, pihak Dinsos sendiri, dan Rumah Sakit Bhayangkara,”pungkasnya. (Mint)

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

Write a comment

Ada 3 Komentar untuk Berita Ini

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video