Diduga Rebutan Suara, Caleg di Intan Jaya Tikam Caleg

By Admin 23 Apr 2019, 20:11:02 WIB POLITIK
Diduga Rebutan Suara, Caleg di Intan Jaya Tikam Caleg

Keterangan Gambar : Ilustrasi penganiayaan


 

 JAYAPURA -  Seorang calon legislative (caleg) berinisial TB  nekat menikam caleg berinisial AB yang menjadi saingan dalam Pemilu di Kabupaten Intan Jaya. 

Aksi penikamam ini sendiri terjadi saat Rapat Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara di Distrik Bidogai, Kabupaten Intan Jaya, Selasa (23/4).


Peristiwa itu menyebabkan Caleg AB dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Sugapa, karena mengalami luka tusuk pada bagian perut dan memar yang diduga akibat terkena lemparan batu.  


Anggota Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Papua, Ronald Michael Manoach saat dikomfirmasi wartawan, Selasa (23/4) menuturkan, penikaman ini diduga dipicu perebutan suara antar kedua caleg dalam Pemilu di Intan Jaya yang masih menggunakan sistem noken atau ikat. 


"Tadi ada insiden antar caleg dalam Pleno Rekapitulasi Perhitungan Suara di Distrik Didogai, Kabupaten Intan Jaya, salah satu caleg ditusuk dan dipukul dengan batu oleh caleg lainnya dan sekarang dirawat di Puskesmas Sugapa," terang Ronald. 


Saat ini, kata Ronald, anggota Panwaslu Intan Jaya telah berupaya menenangkan massa pendukung kedua caleg, untuk meredam konflik susulan.  Namun ia memastikan, peristiwa ini termasuk dalam pelanggaran Pemilu, serta pidana Pemilu. 


"Ketua Panwaslu Intan Jaya sudah turun ke lapangan untuk menjelaskan kepada keluarga korban bahwa masalah ini telah dilaporkan ke Gakkumdu. Kemudian terkait tindak pidana Pemilu akan diproses oleh kepolisian,” terangnya.


Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Komisaris Besar Polisi Ahmad Mustofa Kamal saat dikonfirmasi, Selasa (24/4) mengaku belum menerima informasi keributan antar caleg dalam Pleno Rekapitulasi Perhituangan Suara di Distrik Bidogai, Kabupaten Intan Jaya.


“Balum tau informasi itu, nanti coba kami cari tahu lebih dulu kejadiannya,” kata mantan Wakapolresta Depok ini. 
Ia mengimbau kepada seluruh caleg di tingkat Kabupaten, Provinsi maupun DPR RI agar tidak melakukan tindakan pidana dalam tahapan Pemilu.

"Para caleg dapat menahan diri hingga pengumuman resmi dari KPU," pesan Kamal. (IPL)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment