Diduga Motor Curian, Gabungan TNI/Polri Amankan 7 Unit Sepeda Motor

By Admin 09 Sep 2019, 15:34:26 WIB DAERAH
Diduga Motor Curian, Gabungan TNI/Polri Amankan 7 Unit Sepeda Motor

Keterangan Gambar : Gabungan TNI/Polri ketika berhasil mengamankan 7 unit sepeda motor yang diduga hasil curanmor.


Potret.Co Sentani- Patroli gabungan TNI Polri yang dipimpin langsung Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si di wilayah kota Sentani berhasil mengamankan 7 unit motor diduga hasil curian pada hari Jumat, tanggal 06 September 2019.
Dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Polres Jayapura yang dipimpin Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si bersama BKO Brimob Polda Kepulauan Riau, TNI dari Yonif 751 R melaksanakan patroli dan razia selektif skala besar di wilayah Sentani Kota Kab. Jayapura dan berhasil mengamankan 7 unit motor yang diduga merupakan hasil tindak pidana pencurian.
Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH., S.IK., MH., M.Si saat dikonfirmasi menjelaskan bahwa 7 unit motor yang kami amankan semuanya di tempat berbeda saat melaksanakan patroli dan razia selektif, 2 unit Yamaha Vixion di mata jalan pos 7, 1 unit Yamaha Mio di pasar lama, 1 unit Kawasaki KLX di pertigaan salatiga, 1 unit Honda supra fit di jalan pojok, 1 unit Honda supra x di depan pom bensin Sentani serta 1 unit Honda Spacy di jalan Dunlop Sentani, setelah kami cek di database 2 diantaranya merupakan hasil curian.

Dua motor yang sudah teridentifikasi yakni Kawasaki PA 6803 Z dengan pemilik Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kab. Tolikara dan Honda Spacy DS 3101 RA milik Sarhana dengan alamat RT 001/ RW 002 Yobe Jalan Baru Abepura.
Lanjut Kapolres, kegiatan patroli dan razia selektif skala besar ini akan terus dilaksanakan, selain untuk menekan jumlah angka kriminalitas juga untuk menekan angka curanmor serta memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat pasca terjadinya kerusuhan tanggal 29 Agustus di Kota Jayapura,” katanya.(vito)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment