Danrem 174 Merauke dan Kapolda Tinjau Pelaksanaan Pilkada Boven Digoel

By Admin 28 Des 2020, 20:22:00 WIB DAERAH
Danrem 174 Merauke dan Kapolda Tinjau Pelaksanaan Pilkada Boven Digoel

Keterangan Gambar : Danrem 174 Merauke dan Kapolda Papua saat meninjau pelaksanaan Pilkada Boven Digoel. (Foto : Istimewa)


Merauke, Potret.co - Komandan Korem 174/ Merauke, Brigjen TNI Bangun Nawoko bersama Kapolda Papua, Irjen Pol Paulus Waterpauw meninjau langsung pelaksanaan Pilkada di wilayah perbatasan RI- PNG tepatnya di Kabupaten Boven Digoel, Papua Senin (28/12/2020).

 

Pelaksanaan Pilkada di wilayah tersebut sesuai keputusan KPU pusat pasca penundaan pelaksanaan Pilkada sebelumnya. Selama pemantauan langsung pelaksanaan Pilkada tersebut situasi cukup kondusif, lancar dan aman.

 

Rombongan Kapolda dan Danrem Merauke disambut langsung oleh Dandim 1711/BVD Letkol Czi Daniel Panjaitan, Danyon Satgas Pamtas RI-PNG Letkol M. Radhi Rusin, Kapolres Boven Digoel AKBP Syamsurizal, Ketua DPRD Boven Digoel Atanasius Koknak dan Kakesbangpol Marthen Rupombo, selanjutnya rombongan melaksanakan pengecekan personil TNI-Polri yang sudah ditempatkan di TPS (tempat pemungutan suara) yang berada di wilayah kota Tanah Merah.

 

Pada kesempatan tersebut, Danrem Merauke mengatakan bahwa pada hari ini keberadaanya dan Kapolda merupakan bentuk perhatian yang sangat besar dari TNI-Polri khususnya dalam hal keamanan dan ketertiban masyarakat.

 

“Sebagai TNI melaksanakan tugas perbantuan kepada Polri dalam rangka pengamanan jalannya Pilkada, apapun yang diminta oleh Kapolda dan Kapolres kami akan selalu siap untuk mendukung penuh permintaan tersebut demi menjaga kondusifitas wilayah Boven Digoel ini,” ucap Danrem.

 

Danrem juga menyampaikan bahwa siapapun pemimpin yang terpilih nanti, itu merupakan pilihan rakyat dan harus diterima dengan sukacita. 

 

Mengutip Pasificpos.com, sebelumnya, KPU RI resmi memutuskan untuk menunda Pilkada Boven Digoel 2020 karena alasan keamanan dan proses hukum yang berjalan.

 

Polemik itu bermula saat KPU RI menerbitkan keputusan pembatalan pencalonan pasangan calon Yusak Yaluwo-Yacob Weremba. Pembatalan dilakukan karena Yusak belum melewati lima tahun sejak selesai menjalani hukuman penjara.

 

Ketua Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Arief Budiman tanggal keputusan Pilkada oleh Gubernur Papua. Arief sudah mengirim surat kepada KPU Provinsi Papua. Isinya meminta agar KPU Papua mengajukan usulan kepada Gubernur Papua terkait keputusan penyelenggaraan Pilkada Boven Digoel.

 

“KPU RI sudah kirim surat ke KPU Provinsi Papua selaku KPU Boven Digoel. Dia harus kirim usulan kepada gubernur. Karena sesuai pasal 122 ayat 4 itu untuk pilkada bupati/walikota nanti kelanjutannya itu atas usulan KPU kabupaten/kota harus disampaikan kepada gubernur. Koordinasi. Nanti gubernur yang memutuskan tanggalnya,” kata Arif. (Redaksi)

 

 




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video