Cerita Insan PLN Jayapura Lakukan Perbaikan Mesin Pico Hydro di Pegunungan Bintang

By Admin 22 Mar 2020, 13:26:28 WIB KISAH SEMANGAT
Cerita Insan PLN Jayapura Lakukan Perbaikan Mesin Pico Hydro di Pegunungan Bintang

Keterangan Gambar : Petugas PLN dan masyarakat setempat bersama melakukan perbaikan mesin pico hydro. (Foto : PLN)


Jayapura, Potret.co -  Dalam semangat  100 persen pembangunan desa berlistrik dalam Program Papua Terang, PLN UP3 Jayapura tetap komitmen dalan memastikan pelayanan kelistrikan.

Saat ini PLN UP3 Jayapura melakukan perbaikan mesin pembangkit Pico Hydro pasca diterjang banjir pada akhir Januari lalu di Kwaedamban, Distik Borme, Kabupaten Pegunungan Bintang.

Melihat potensi alam yang ada disana, PLN mengembangkan pembangkit listrik Pico Hydro untuk menyalakan mesin pembangkit tenaga arus sungai yg mengalir sepanjang kampung tersebut.

Borme sendiri masih menjadi daerah Unit Layanan pelanggan Sentani di bawah PLN UP3 Jayapura. Namun, ditengah adanya wabah corona sehingga sulit untuk mencari transportasi udara ke Borme.

Untuk mencapai kampung ini harus menggunakan pesawat jenis  twin otter dan dilanjutkan berjalan kaki sejauh 16 km atau lebih kurang 8 jam.

Kendati begitu, para insan PLN tetap semangat untuk sampai ke kampung tersebut dengan menyusuri jalan darat meskipun terdapat jurang terjal dan jalan licin.

Perbaikan mesin Pico Hydro 1 kW Kampung Kwaedamban ini dilaksanakan selama 12 hari mulai tanggal 28 Februari hingga 10 Maret 2020. Agar tidak terjadi resiko kembali karena banjir maka tim PLN dan masyarakat bahu-membahu membangun bendungan, intake, penstock dan bronjong penahan arus air.

Daya terpasang mesin pembangkit kapasitas 1 kW untuk listrik bisa dinikmati oleh 22 pelanggan dengan 24 jam. Bentangan sambungan JTR (Jaringan Tegangan Rendah) sepanjang 3.65 kms, kini listrik PLN sudah dapat dinikmati kurang lebih sebanyak 22 kepala keluarga di kampung tersebut.

Kepala Kampung Kwaedamban,  Menyes Napyal mengapresiasi dan  menyambut baik tim PLN yang terdiri dari Marshall V Supit, Rohmat Riyanto dan Hendri Yahya Mosipate yang membantu perbaikan pembangkit listrik pico hydro.

“Puji Tuhan, tantangan medan yang berat serta cuaca yang tidak menentu mulai dari pendistribusian material jaringan listrik hingga selesainya pekerjaan pembangunan pembangkit dapat selesai tepat waktu. Tidak lupa kami mengucapkan terimakasih atas kerjasama dan dukungan Kepala Kampung serta masyarakat setempat yang bahu membahu sehingga pembangunan ini dapat berjalan dengan lancar”, kata Hendri Mosipate

Lukius Bamu salah satu tokoh agama di Kampung Borme menyampaikan dengan perbaikan mesin PLN di Desa ini, harapannya potensi perekonomian masyarakat yang sebagian besar berkebun dapat kembali lagi serta masyarakat bisa beribadah dan melakukan aktifitas di malam hari dengan terang.

“Dengan perbaikan mesin ini masyarakat dan anak-anak bisa semangat dalam belajar, beribadah sehingga harapanya kedepan masyarakat Kwaedamban lebih meningkat kesejahteraannya. Tuhan memberkati PLN”, terangnya.

Menurut koordinator tim Marshall V. Supit disela-sela sosialisasi kepada masyarakat tentang kelistrikan, masyarakat juga diberikan informasi tentang perlunya menjaga alam agar tidak terjadi banjir lagi.

Untuk pembelian token listrik juga sdah bisa dilakukan, dipusatkan di salah satu pondok rumah layanan kesehatan desa tersebut. (Redaksi)




Write a Facebook Comment

Tuliskan Komentar

View all comments

Write a comment

Loading....



Jejak Pendapat



Komentar Terakhir

Video Terbaru

View All Video